Adji Suradji Layangkan Permohonan Maaf kepada Pengurus dan Keluarga Besar PDI Perjuangan

Ketua DPD PDI Perjuangan (PDI-P) Kepri, HM Soerya Respationo SH,MH memimpin pelantikan dan pengucapan janji Ketua Umum PDI-P Megawati di arena Kongres V PDI-P di Bali. suryakepri.com/ist)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

TANJUNGPINANG, SURYAKEPRI.COM – Pengamat Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Adji Suradji Muhammad tidak ingin memperpanjang masalah statemen yang menyinggung perasaan pengurus dan keluarga besar PDI Perjuangan.

Adji Suradji pun melayangkan permohonan maafnya kepada pengurus dan keluarga besar PDI Perjuangan.

“Maka dengan penuh kesadaran atas nama pribadi saya menyampaikan permohonan maaf yang setulus-tulusnya, khususnya kepada segenap pengurus dan keluarga besar PDIP,” kata Adji Suradji saat dikonfirmasi Suryakepri.com, Sabtu (20/6/2020).

Baca:Terkait Statemen “Ada Manuver dalam SK Gubernur Kepri”, PDI-P Kepri Minta Adji Suradji Beri Klarifikasi dalam waktu 1 x 24 Jam

Baca:Pasar Toss 3000 Jodoh Sebaiknya Ditutup Sementara atau Pindah Sementara Saja?

Baca:Karier Makin Melesat! Ini Tips Ampuh Bangun Online dan Offline Networking

Adapun memori penjelasan Adji Suradji atas pemberitaan Soal SK Gubernur Kepri Defenitif, Muncul Praduga Permainan Politik dimuat media online di Kepulauan Riau (Kepri).

Adji Suradji menjelaskan, pada Kamis 18 Juni 2020 sekitar pukul 16.00 WIB di Gedung FISIP UMRAH Lantai 3 (Prodi IAN), dirinya menerima bimbingan skripsi beberapa mahasiswa. Karena jam operasional kantor akan tutup, dia bersiap untuk kemas-kemas.

“Pada saat itu datang mahasiswa (saya tidak begitu hafal namanya) dengan menggunakan masker dan jaket,” ujarnya.

“Pada saat mahasiswa yang bersangkutan masuk ke ruangan, saya menegur “jam segini kok baru datang”?. Kemudian mahasiswa tersebut duduk didepan saya dan mengatakan bahwa beliau dari kantor DPRD Provinsi dan bertemu dengan Ketua DPRD Provinsi,” jelas dia.

Lanjut, kata Adji Suradji, tanpa memperkenalkan diri identitasnya (selain sebagai mahasiswa), yang bersangkutan cerita tentang posisi Isdianto yang sudah sekian lama menjadi Plt Gubernur Kepri.

“Lantas ia bertanya “Bagaimana tanggapan Bapak terhadap kondisi tersebut”?. Saya menjawab bahwa saya hanya bisa melihat secara politik, kalau secara hukum silahkan bertanya ke orang yang lebih tepat,” tegas Adji Suradji.

“Setelah itu saya cerita tanpa sadar bahwa yang ada di depan saya adalah mahasiswa yang berprofesi “ganda” sebagai wartawan,” kata dia.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.