Karimun Waspada DBD, Hingga Juni Sudah 114 Kasus 1 Anak Meninggal Dunia

Kadinkes Karimun Rachmadi.(suryakepri.com/rachta yahya)
Kadinkes Karimun Rachmadi.(suryakepri.com/rachta yahya)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

KARIMUN, SURYAKEPRI.COM – Selain virus Corona, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) juga tengah mewaspadai serangan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Karimun Kepri hingga bulan Juni 2020 ini sudah tercatat sebanyak 114 kasus DBD di Kabupaten Karimun.

Satu orang pasien berusia di bawah umur sekitar 11 tahun warga Kecamatan Tebing dilaporkan meninggal dunia terjangkit DBD.

Baca:RAMALAN ZODIAK CINTA BESOK, Minggu 21 Juni 2020, Coba Kompromi Aries, Tak Ada Keraguan Bagi Gemini

Baca:Keuangan 12 Shio yang Hoki Besar Hari Ini, 7 Shio Mendadak Dapat Rezeki Nomplok

Baca:Tiga Pegawai Pertamina Tanjung Uban Bintan Positif Corona

“Iya, satu orang meninggal dunia akibat DBD, anak usia sekitar 11 tahun, warga Kecamatan Tebing, meninggal sekitar akhir Mei kemarin,” kata Kepala Dinas Kesehatan Karimun, Rahmadi kepada Suryakepri.com, Sabtu (20/6/2020) sore.

Sementara 114 kasus DBD tersebut, dikatakan Kadinkes terdapat di sejumlah kecamatan di Kabupaten Karimun.

Terbanyak Kecamatan Meral 28 kasus, kemudian di Kecamatan Kundur sebanyak 27 kasus.

Rahmadi mengatakan, dua kecamatan tersebut sekitar dua tahun terakhir tergolong daerah dengan tingkat kaus DBD cukup tinggi di Kabupaten Karimun.

“Meral dan Kundur tergolong daerah rawan memang. Kundur itu dua tahun terakhir tinggi, di sekitar kota Tanjung Batu,” kata Rahmadi.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.