Hingga Akhir 2020, BI Kepri Perkirakan Inflasi Batam Sebesar 2 Persen

Kepala BI Kepri (batik emas) saat memberikan keterangan pers terkait inflasi.(suryakepri.com/fernando)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM, BATAM – Bank Indonesia perwakilan Kepulauan Riau, memperkirakan inflasi Kota Batam berada di angka 2 persen hingga akhir 2020.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Perwakilan BI Kepri, Musni Hardi Kasuma yang melihat pertumbuhan inflasi Batam, Kepulauan Riau hingga akhir Juni masih berada di angka 0,51 persen.

Dengan begitu, hal ini menunjukkan bahwa Batam harus segera mengejar ketertinggalan dari target inflasi Nasional, yakni sebesar 4 persen.

Baca:Ini Jadinya, Dampak Pandemi 1.305 UMKM di Batam Terpaksa Gulung Tikar

Baca:FOTO-FOTO Banjir Singapura: Warga Asal Batam: Di Sini Banjir Besar, Tapi Cepat Surut

Baca:Bertubi-tubi Disakiti, 5 Shio Ini Lebih Memilih Tetap Jomblo

“Masih jauh dari target Nasional, tapi saat ini yang perlu diperhitungkan adalah menjaga ketahanan pangan. Walau pandemi, semua stakeholder harus bisa menjaga arus distribusi pangan. Kita sadar bahwa seluruh bahan pangan di Batam, berasal dari luar daerah,” jelasnya, Rabu (24/6/2020).

Walau demikian, Musni mengakui adanya optimisme pertumbuhan inflasi pada kuartal 3 dan 4 nantinya.

Melihat geliat pertumbuhan ekonomi yang mulai bergerak kembali, setelah adanya keputusan dari Pemerintah Pusat dengan kebijakan New Normal.

“Ditambah penanganan Covid-19 yang dilakukan oleh tim medis kita. Kalau ini tetap dipertahankan, bukan tidak mungkin Batam bisa mengejar ketertinggalan bahkan melampaui target Nasional,” tegasnya.

Musni melanjutkan KPwBI Kepri menawarkan tiga formula yang bisa menjadi solusi.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.