PENAHANAN 4 PEJABAT BC BATAM
Kepala BC Batam: Kita Serahkan kepada Pihak Berwenang, Pelayanan Tetap Jalan

Ilustrasi. Salah satu pejabat aktif dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Batam (kanan) berada di mobil tahanan seusai menjalani pemeriksaan di Gedung Bundar, Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (24/6/2020). Kejaksaan Agung menahan tiga orang tersangka yeng merupakan Kasi Pabean dan Cukai dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Batam yakni Kamaruddin Siregar, Dedi Aldrian, dan Haryono Adi W terkait kasus dugaan korupsi penyalahgunaan kewenangan dalam importasi tekstil pada 2018 hingga 2020.(foto/antara)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Empat Pegawai BC Batam Jadi Tersangka Korupsi ImporTekstil, BC Batam: Kita Serahkan Proses Hukumnya Kepada Pihak Berwenang, Pelayanan Tetap Jalan

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Bea Cukai (BC) Batam menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada Kejaksaan Agung (Kejagung), terkait empat pejabat BC Batam yang ditetapkan menjadi tersangka.

Kejaksaan Agung menetapkan 5 tersangka kasus impor tekstil. Empat tersangka merupakan pejabat di Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Baca:UPDATE – Tiga Tersangka Kasus Importasi Tekstil Ditahan, Satu Pejabat Belum karena Reaktif Corona

Baca:Empat Pejabat di Kantor BC Batam Ditetapkan Tersangka oleh Kejagung

Baca:Ramalan Zodiak Lusa Jumat 26 Juni 2020, Libra Tidak Sabaran, Aquarius Mendapat Peluang Bagus

Kepala Bidang Kepatuhan dan Layanan Informasi KPU Bea Cukai Tipe B Kota Batam Sumarna mengatakan, BC Batam akan mengikuti proses hukum oleh instansi yang berwenang, karena empat pegawai sudah ditetapkan menjadi tersangka.

“Ya kami tidak bisa berbuat apa-apa lagi, kita serahkan saja ke pihak yang berwenang,” kata Sumarna, Kamis (25/6/2020).

Sumarna menjelaskan, terkait pelayanan kepada penguna jasa, BC Batam tetap akan mengupayakan secara maksimal.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.