Jaksa Terima SPDP Kasus Kosmetik Ilegal dari BPOM Tanjungpinang, Sameta Jadi Tersangka

Petugas saat menyita kosmetik ilegal di salah satu Ruko Jalan Gatot Subroto, Tanjungpinang, Kepri (Suryakepri.com/ist)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Jaksa Terima SPDP Kasus Kosmetik Ilegal dari BPOM Tanjungpinang, Sameta Jadi Tersangka

TANJUNGPINANG, SURYAKEPRI.COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang telah menerima berkas surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) kasus kosmetik ilegal dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) atau Loka POM Tanjungpinang.

Dalam SPDP itu satu orang perempuan atas nama Sameta (32) menjadi tersangka.

Sameta ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus peredaran kosmetik ilegal di Tanjungpinang. Di mana Loka POM Tanjungpinang bersama Tim Gabungan baru-baru melakukan penyitaan 142 item kosmetik ilegal di salah satu Ruko Jalan Gatot Subroto, KM Batu 5 Bawah, Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri).

Baca:BPOM Tanjungpinang Sita Kosmetik Ilegal daru Ruko di Jalan Gatot Subroto

Baca:Cuaca Sepekan Ini di Tanjungpinang dan Bintan, Waspadai Hujan Disertai Petir

Baca:Keuangan 12 Zodiak yang Beruntung Hari Ini, Kerja Keras Membuahkan Hasil Rezeki

Dari 142 item itu petugas mencatat jumlah totalnya sebanyak 1.259 pcs.

Dalam SPDP itu Sameta diketahui menjual kosmetik ilegal secara daring atau online dari ruko di lokasi kejadian. Padahal, kosmetik yang dijual itu tidak memiliki izin edar dari instansi terkait.

Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Tanjungpinang Wawan Rusmawan membenarkan pihaknya telah menerima SPDP kasus kosmetik tanpa izin edar dari Loka POM Tanjungpinang.

“Satu orang telah ditetapkan sebagai tersangka atas nama Sameta,” kata Wawan, Selasa (30/6/2020).

Pada prinsipnya, kata dia, pihaknya saat ini masih menunggu berkas perkara tindak lanjut dari SPDP itu. “Kita sekarang menunggu berkas perkaranya,” ucap dia.

Sementara itu, Kepala Kantor Loka POM Tanjungpinang Mardianto menyampaikan dalam pekan ini akan melakukan pemeriksaan terhadap pelaku.

“Insya Allah kami tunggu untuk melakukan pemeriksaan dalam minggu ini,” ujar Mardianto singkat. (*)

Penulis : Muhammad Bunga Ashab

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.