Sejumlah Calon Siswa di Karimun Tersandung Batasan Usia, Ini Kata Kadisdik

Ilustrasi siswa baru di Batam.(ist)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

KARIMUN, SURYAKEPRI.COM – Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 44 Tahun 2019 mulai berdampak di Karimun, Kepulauan Riau (Kepri).

Sejumlah calon siswa SMP di Karimun Kepri ditolak sistem PPDB online dikarenakan memiliki usia melebihi ketentuan Permendikbud Nomor 44 Tahun 2019 Pasal 6.

“Terdapat beberapa orang pendaftar di jenjang SMP yang tersandung persyaratan batas usia maksimal ditetapkan dalam Permendikbud Nomor 44 Tahun 2019,” kata sumber di Disdik Karimun, Selasa (30/6/2020).

Baca:UPDATE Jadwal Kapal Penumpang di Karimun, MV Oceanna ke Harbour Bay Batal Jalan Mulai 1 Juli

Baca:Anak Era 2000-an, Bersiap Nostalgia Bersama Metal Slug Code : J Mobile Dari Tencent Games

Baca:New Normal tapi Wisman Masuk Batam di Pelabuhan Internasional Batam Center Sepi

Namun ia mengatakan persoalan itu sudah dapat diselesaikan dengan baik.

Itu setelah Disdik Karimun berkoordinasi dan mengambil kebijakan.

Salah satunya calon siswa tersebut diminta mendaftar PPDB kembali kali ini melalui jalur offline.

“Setelah dikoordinasikan, sudah tidak ada masalah lagi. Calon siswa tersebut diminta mendaftar PPDB melalui jalur offline saja karna kalau online otomatis akan ditolak,” katanya.

Selain itu Disdik Karimun sudah berkoordinasi dengan Bidang Dapodik dan hal itu tidak akan ada masalah.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Karimun, Bakri Hasyim memastikan calon siswa yang diketahui memiliki kelebihan umur tetap tertampung pada tahun ajaran 2020/2021.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.