13 Pramugarai dan Pilot Tunggu Hasil Uji Swab di RSKI Galang Batam

Evakuasi penumpang pesawat yang meninggal saat singgah di Bandara Hang Nadim Batam, Senin (29/6).(suryakepri.com/ist/liptuan6)

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Sebanyak 14 kru pesawat Maskapai Garuda Indonesia dikarantina di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Galang setelah satu Warga Negara Asing (WNA) meninggal dunia di dalam pesawat pada Senin siang lalu.

Sebelumnya, pesawat itu hendak menuju ke India. Namun di tengah jalan ada seorang penumpang yang meninggal mendadak.

Akhirnya pesawat milik Maskapai Garuda Indonesia itu mendarat di Bandara Hang Nadim Batam, untuk pertukaran kru pesawat.

Baca:RAMALAN ZODIAK CINTA LUSA, Sabtu 4 Juli 2020, Libra Belajar Lebih Baik, Pisces Waktu Bermimpi

Baca:Perlu Waspada, 3 Shio Ini Akan Menghadapi Percikan Api

Baca:Keuangan Shio Hidupnya Mapan, 7 Shio Dapat Proyek Baru yang Dapat Diandalkan

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam yang juga anggota Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmardjadi, Rabu (1/7) mengatakan 14 kru Garuda Indonesia yang terdiri dari pilot dan pramugari tidak harus menjalani karantina selama 14 hari jika tes swab berulangnya negatif.

“Mereka boleh pulang kalau berapa kali tes negatif, ” Kata Didi, Rabu (1/7) siang.

Didi mengaku mendapat kabar dari Pangkalan TNI AU Bandara Hang Nadim Batam, pukul 02.00 WIB, Senin (29/6/2020), bahwa ada pesawat carter Garuda dengan kapasitas 100 orang dengan rute Medan-Fiji-India mendarat di Bandara Hang Nadim, Batam.

Hal itu dilakukan karena ada penumpang WNA meninggal dunia dalam pesawat.