Bikin Ekstasi Rumahan Dua Pemuda di Karimun Diciduk Polisi, Ngaku Belajar dari YouTube

Kapolres Karimun AKBP Muhammad Adenan mengekspos kasus narkoba, salah satunya kasus dua pemuda memproduksi pil ekstasi, Jumat (3/7/2020). Foto Suryakepri.com/rachta yahya
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

KARIMUN, SURYAKEPRI.COM – Dua orang pemuda di Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) terpaksa harus berurusan dengan hukum.

Itu setelah keduanya diduga memproduksi pil terlarang, ekstasi.

Keduanya memproduksi pil ekstasi menggunakan bahan campuran obat sakit kepala dengan narkoba jenis sabu-sabu.

“Tersangka Is dan dan Rs mengaku mencetak pil tersebut dan mencampur pil tersebut dengan narkotika jenis shabu,” kata Kapolres Karimun AKBP Muhammad Adenan, Jumat (3/7/2020).

Baca:Bupati Kutai Timur Kena OTT KPK

Baca:Keuangan 12 Zodiak yang Beruntung, 7 Zodiak Dapat Rezeki Bertubi-tubi

Baca:Ramalan Shio Besok Jumat 3 Juli 2020, Shio Ayam Harus Berhati-hati, Shio Anjing Bosan

Keduanya diketahui sudah memproduksi pil ekstasi sebanyak 5 butir logo “Hello Kitty”.

Lebih mengejutkannya lagi, kedua pemuda Karimun Kepri itu mengaku belajar memproduksi pil haram setelah melihat tayangan video di kanal YouTube.

“Dipelajari jejaring sosial YouTube,” kata Adenan.

Tersangka Rs (27) membenarkan dirinya dan Is memproduksi pil ekstasi dengan YouTube.

Ia mengaku awalnya memproduksi pil ekstasi untuk dikonsumsi sendiri dan temannya.

“Iya lihat di YouTube, buat dipakai sendiri,” kata Rs di Mapolres Karimun, Jumat.

Polisi turut menemukan satu buah mangkuk plastik.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.