Cek Fakta: Benarkah Memakai Masker Lebih dari 20 Menit Tingkatkan CO2 yang Membahayakan Kesehatan?

Pakai Masker (Foto: Freepik)
Pakai Masker (Foto: Freepik)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM –  Media sosial diramaikan oleh sejumlah postingan tentang bahaya memakai masker. Postingan itu dikaitkan dengan Occupational Safety and Health Administration (OSHA).

Dalam postingan disebut OSHA menyatakan bahwa mengenakan masker lebih dari 20 menit dapat meningkatkan kadar CO2 dan secara signifikan mengurangi kadar oksigen yang menyebabkan beberapa penyakit dan risiko infeksi.

Faktanya, dilansir dari reuters.com, tidak ditemukan peringatan dari OSHA mengenai risiko yang terkait dengan penggunaan masker untuk jangka waktu tertentu, atau dampaknya pada tingkat oksigen dan CO2.

OSHA bahkan merekomendasikan agar para pengusaha mendorong pekerja mereka untuk mengenakan masker di tempat kerja sesuai dengan pedoman Covid-19, kecuali bagi mereka yang mengalami kesulitan bernapas.

Sebelumnya, Reuters juga telah merilis bahwa CO2 memang akan perlahan menumpuk di dalam masker seiring waktu, namun hal itu cenderung dapat ditoleransi.

Ternyata, menurut penelusuran Reuters, postingan di media sosial tersebut merupakan kutipan palsu, karena OSHA sendiri merekomendasikan penggunaan masker sesuai panduan Center for Disease Control and Prevention (CDC) AS.

“(SIC) OSHA… Wearing Masks Longer Than 20 Min Without Changing Them Out Dangerously Increases Infection Rates, Increases Co2 Levels & Significantly Decreases Oxygen Levels Causing Multiple Life Threatening Illnesses & Existing Illness Flair Ups. Cloth masks increase infection risk”

(OSHA… mengenakan masker lebih dari 20 menit dapat meningkatkan kadar Co2 dan secara signifikan mengurangi kadar oksigen yang menyebabkan beberapa penyakit dan risiko infeksi).

Contoh klaim tersebut dapat dilihat di:  sini, sini, sini, sini, dan sini.

Reuters tidak menemukan peringatan dari OSHA mengenai risiko yang terkait dengan penggunaan masker dalam jangka waktu tertentu, atau dampaknya terhadap level oksigen dan CO2.

Seorang juru bicara Departemen Tenaga Kerja mengatakan kepada Reuters bahwa OSHA “belum membuat keputusan mengenai dampak masker wajah pada kadar oksigen.”

Menurut situs webnya, OSHA umumnya merekomendasikan agar pengusaha mendorong pekerja untuk mengenakan masker di tempat kerja” sesuai dengan pedoman CDC (di sini).

Panduan di situs web OSHA menambahkan: “Masker dimaksudkan untuk mencegah pemakai yang terinfeksi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang tidak menyadarinya (yaitu, mereka yang asimptomatik atau pra-simtomatik) agar tidak menyebarkan droplet pernapasan yang berpotensi menular ke orang lain.”

OSHA menyarankan bahwa masker “bisa digunakan oleh hampir semua pekerja” kecuali mereka yang mengalami kesulitan pernapasan atau tidak dapat memakai atau melepas masker tanpa bantuan (sesuai dengan panduan CDC di sini ).

NEXT: Dampak Terhadap Kadar O2 dan CO2

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.