Disdik Karimun Larang Sekolah Pegang Proyek Pengadaan Baju Seragam

Sekolah harus menyiapkan skenario proses belajar mengjaar saat new normal diberlakukan.(foto/centerberita/ist)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

KARIMUN, SURYAKEPRI.COM – Dinas Pendidikan Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) melarang sekolah untuk menyelenggarakan pengadaan baju seragam sekolah.

Sebaliknya Disdik Karimun memastikan pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada orangtua calon siswa.

“Baju seragam kami serahkan sepenuhnya kepada orangtua, mau dibikin sendiri atau beli di pasar, silakan. Yang jelas kami tidak membenarkan sekolah melakukan pengadaan,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Karimun, Kepri, Bakri Hasyim kepada Suryakepri.com, Senin (6/7/2020) sore.

Baca:Keuangan 12 Shio yang Hoki Besar Besok, 7 Shio Tersenyum Manis Dapat Untung Banyak

Baca:Disperindag Kota Batam Lakukan Pengecekan Handphone BM di Lucky Plaza

Baca:Kontroversi Kalung hingga Balsem Anti-corona dari Kementan: Legislator Minta Jangan Main Klaim

Selain itu, Bakri juga mengatakan untuk baju sekolah sementara ini lebih mengutamakan baju seragam wajib terlebih dahulu yakni putih-merah untuk SD dan putih-biru untuk SMP.

Untuk baju lainnya seperti baju kurung dan olahraga sementara ini ditiadakan.

Bakri menyebut pihaknya belum akan membebani orang tua siswa baru dengan baju kurung dan olahraga di masa sulit pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.

“Sementara ini kami mengutamakan seragam wajib dulu seperti putih-merah untuk SD dan putih-biru untuk SMP. Baju lainnya seperti baju kurung, nanti saja, masih Covid-19,” kata Bakri.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.