Minat Anak Karimun ke Sekolah Berbasis Agama Terbilang Tinggi

Puluhan siswa sekolah RA Alazim, Tanjunguncang digiring ke Mapolresta Barelang, Kamis (13/2/2020). (Foto: Suryakepri.com/Romi)
Puluhan siswa sekolah RA Alazim, Tanjunguncang diajak ke Mapolresta Barelang, Kamis (13/2/2020). (Foto: Suryakepri.com/Romi)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

KARIMUN, SURYAKEPRI.COM – Dewasa ini melanjutkan pendidikan ke sekolah berbasis agama seperti pondok pesantren seolah mulai menjadi tren baru di tengah masyarakat Karimun, Kepulauan Riau (Kepri).

Mulai banyak orangtua di Karimun Kepri memasukkan anak-anak mereka ke sekolah berbasis agama seperti pesantren atau Islam Terpadu.

Dominan mereka merupakan anak-anak yang baru lulus sekolah dasar (SD).

Baca:Mau Daftarkan Anak, Mamah-mamah Malah Dirudapaksa Oknum Guru saat PPDB di Batam

Baca:Keuangan 12 Zodiak yang Beruntung Besok, 5 Zodiak Justru Rezeki Kencang

Baca:Jaksa Terima Pelimpahan Tersangka Mantan Sekretaris Nasdem Bintan dari Polisi

Dinas Pendidikan Karimun Kepri mencatat angka jumlah anak-anak Karimun yang memilih melanjutkan studi mereka ke sekolah berbasis agama mencapai 20 hingga 25 persen.

“Mulai banyak orangtua anak yang minat ke pesantren. Angkanya sekitar 20 sampai 25 persen,” kata Kepala Dinas Pendidikan Karimun, Kepri, Bakri Hasyim, Selasa (7/7/2020).

Akibatnya, terjadi penurunan jumlah lulusan SD mendaftar ke SMP Negeri dan Swasta di Karimun.

“Ya itu tadi, PPDB SMP tahun ini, jumlahnya turun sekitar 20-25 persen. Setelah kita telusuri, ternyata anak-anak Karimun banyak yang memilih masuk pondok pesantren tapi tidak apa-apa, kita support saja yang penting jangan sampai tidak sekolah,” kata Bakri.

Bakri mengatakan, kuota PPDB tingkat SMP di Karimun masih belum terpenuhi.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.