Awas, Bawaslu dan Menpan RB Warning Politisasi Bansos dan Netralitas ASN

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Abhan.(suryakepri.com/ist)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

JAKARTA, SURYAKEPRI.COM – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Abhan berikan warning kepala daerah yang kembali mencalonkan diri pada Pilkada Serentak 2020.

Bawaslu mengingatkan agar jangan dijadikan ajang politik terkait pemberian bantuan pada masa pandemi COVID-19.

Menurut dia pilkada di masa pandemi COVID-19 ini berpotensi terjadinya pelanggaran bagi pihak petahana yang memanfaatkan bagi-bagi bantuan.

Baca:KPK Periksa Mantan Pegawai PT Agung Podomoro Land, Selidiki Status Rumah Persembunyian Nurhadi

Baca:Mampu Atur Keuangan, 3 Shio Ini Selalu Bahagia

Baca:Tahapan Pilkada 2020: Catat Pemutakhiran Data Pemilih, Pendaftaran Paslon, hingga Jadwal Kampanye

Dalam masa pandemi COVID-19 ini, pemerintah dari provinsi hingga kabupaten/kota gencar menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak ekonomi.

Hal ini rentan disalahgunakan oleh calon kepala daerah petahana.

“Karena kan dalam Gugus Tugas COVID-19 itu, kepala daerah sebagai ketuanya, kalau ini tidak didasari etika dan moral yang baik, maka penyalahgunaan Bansos COVID-19 untuk kepentingan pribadinya atau politiknya itu muncul,” ujar dia seperti dikuip dari Antara, Senin (6/7/2020).

Sehingga dia berharap, hal ini jangan sampai dilakukan pihak petahana, karena menciderai demokrasi dalam pilkada, bahkan jadi pelanggaran.

“Kami berharap laksanakan sebagai Gugus Tugas COVID-19, semestinya sebagai Gugus Tugas COVID-19, bukan dicampur adukkan dengan adanya kepentingan politik pula,” ujar Abhan.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.