PPDB Sistem Zonasi Tak Tertampung, Pemprov Kepri Janji Tambah Ruang Belajar Baru

Tahun ajaran baru di Karimun dimulai dengan SLTA masuk lebih dulu.(suryakepri.com/ist)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – PPDB sekolah-sekolah negeri sudah berlangsung. Ada sekolah yang kosong, namun banyak juga yang sampai menolak calon siswa.

Plt Gubernur H Isdianto usul untuk menambah ruang kelas baru untuk sekolah-sekolah yang masih memungkinkan.

Hal ini silakukan sebagai upaya untuk menampung pelajar-pelajar dalam zonasi yang pada PPDB tidak tertampung, padahal sekolah tersebut jaraknya cukup dekat dengan rumahnya.

“Kita akan upayakan membangun RKB. Tentu dengan melihat kondisi tanah dan lainnya di setiap SMA dan SMK Negeri. Juga akan berkoordinasi dengan DPRD Kepri. Semoga semua ini bisa membantu masyarakat,” kata Isdianto, di Batam, Selasa (7/7).

Baca:Ramalan Shio Besok Rabu 8 Juli 2020, Shio Naga akan Mendengar Kabar Baik

Baca:Ramalan Zodiak Besok Rabu 8 Juli 2020, Cancer Kurang Percaya Diri, Libra Mendapat Keuntungan Mendadak

Baca:Anaknya Tidak Diterima di SMA 3, Puluhan Orang Tua Siswa Datangi Pemko Batam

Isdianto memang mendapat laporan banyak anak-anak yang rumahnya hanya dekat dengan sekolah tertentu tapi karena keterbatasan daya tampung, mereka tidak bisa diterima.

Seperti di SMA Negeri 3 Batam, sistem menolak karena daya tampung sudah terpenuhi. Dari 1705 pendaftar, sebanyak 1.128 tertolak oleh sistem karena jaraknya.

Dalam pertemuan dengan Kepala SMA dan SMK Negeri, Ahad lalu pun, Isdianto sudah berpesan jangan sampai anak-anak Kepri putus sekolahnya.

Solusi cepat harus ditemukan sehingga mereka bisa mengikuti kegiatan belajar-mengajar.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.