Tuesday, March 5, 2024
HomeSportSepakbolaIni Alasan CAS Cabut Larangan Manchester City Tampil di Liga Champions

Ini Alasan CAS Cabut Larangan Manchester City Tampil di Liga Champions

spot_img

LAUSANNE, SURYAKEPRI.COM – Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) telah mencabut hukuman larangan tampil di Liga Champions terhadap Manchester City. Ini alasannya…

Dalam rilis yang dikeluarkan CAS, yang diperoleh Suryakepri.com dari situs resmi Manchester City, Senin (13/7/2020), City dinilai melanggar aturan nomor 56 terkait lisensi klub dan aturan Financial Fair Play (FFP).

Meski demikian, CAS hanya menjatuhkan denda sebesar 10 Juta Euro, yang harus dibayarkan dalam 30 hari.

Laporan ke UEFA mengenai manipulasi dana sponsor ini memiliki jangka waktu yang terlalu lama dari masa terjadinya dugaan manipulasi keuangan tersebut.

CAS menilai bahwa tidak kooperatifnya City terhadap CFCB selama masa investigasi bukan alasan yang tepat untuk melarang Man City tampil di kompetisi Eropa.

“CAS menekankan bahwa sebagian besar pelanggaran yang dilaporkan CFCB dibatasi oleh waktu,” tulis pernyataan resmi CAS.

“Karena penyembunyian dana ekuitas secara tidak jujur merupakan pelanggaran yang lebih serius dari menghalangi penyelidikan CFCB, tidak tepat jika melarang Manchester City tampil di kompetisi antarklub Eropa hanya karena tidak kooperatif dalam investigasi yang dilakukan CFCB.”

“Namun, mempertimbangkan i) sumber daya keuangan Manchester City; ii) pentingnya kerjasama klub dalam investigasi yang dilakukan oleh CFCB, karena sarana investigasinya yang terbatas; dan iii) Manchester City mengabaikan prinsip tersebut dan menghalangi investigasi, panel CAS memutuskan denda yang signifikan harus dikenakan kepada Manchester City, dan dianggap tepat untuk mengurangi nilai denda sebesar 2/3, menjadi hanya sebesar 10 juta Euro,” tutup pernyataan CAS.

Sebagaimana diketahui, Manchester City mengajukan banding atas hukuman UEFA pada 26 Februari 2020 atau 12 hari setelah mereka dijatuhi hukuman oleh UEFA atas tuduhan melanggar aturan Financial Fair Play (FFP).

UEFA menuduh Manchester City melakukan manipulasi pendapatan dana sponsor selama periode 2012-2016, yakni menggunakan suntikan dana dari Abu Dhabi Investing.

Sidang banding digelar selama tiga hari, 8-10 Juni 2020, dengan panel arbiter diisi oleh Rui Botica Santos (Portugal), Prof. Ulrich Haas (Jerman) dan Andrew McDougall QC (Prancis).

Keputusannya keluar pada 13 Juli 2020, dimana CAS mengabulkan banding Manchester City. UEFA masih bisa mengajukan banding atas putusan ini.(*)

Penulis: Eddy Mesakh

BERITA TERKAIT:

 

BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img

POPULER