Mandor Kapal Jadi Tersangka, Indonesia Minta China Hadirkan Warganya Jadi Saksi Kasus ABK Tewas

Para nelayan asal China sedang berkumpul saat kapal di amankan.(Suryakepri.com/ist)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

JAKARTA, SURYAKEPRI.COM – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri terus menyelidiki kasus yang menimpa ABK WNI di kapal China. Sampai kini mandor di kapal telah jadi tersangka.

Pemerintah RI meminta Pemerintah China menghadirkan warganya sebagai saksi untuk membantu penyelidikan kepolisian untuk kasus tewasnya seorang warga negara Indonesia di kapal Lu Huang Yuan Yu 118.

“Pihak Kementerian Luar Negeri telah menyampaikan permintaan itu secara resmi, tetapi kami belum mendapatkan respons,” kata Direktur Pelindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri RI, Judha Nugraha, saat pengarahan media di Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Jumat (17/7).

Baca:Kebakaran Hanguskan Lima Kios di Ranai Natuna, Ibu Muda Tewas Terjabak Api

Baca:Keuangan Shio yang Hoki Besar Besok, Rezeki 5 Shio Tajir Melintir

Baca:Keuangan Zodiak yang Beruntung Hari Ini, 5 Zodiak Bersiap Dapat Rezeki

Walaupun demikian, Kementerian Luar Negeri RI akan terus menunggu surat balasan dari Pemerintah China yang akan disampaikan lewat perwakilannya di Jakarta. “Kami akan terus berkoordinasi,” kata Judha.

Tidak hanya melayangkan surat permintaan untuk menghadirkan saksi, Kementerian Luar Negeri RI juga telah mengirim surat pemberitahuan konsuler ke Kedutaan Besar China di Jakarta terkait penahanan seorang warganya yang diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang WNI itu.

Kepolisian Daerah Provinsi Kepulauan Riau pada pekan ini menetapkan mandor Kapal Lu Huang Yuan Yu 118, S, sebagai tersangka penganiayaan korban berinisial HA.

Pemeriksaan otopsi pada pekan lalu menunjukkan adanya luka benda tumpul di bagian bibir, dada, dan punggung korban.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.