Gerrard Buka Rahasia, Ternyata Luis Suarez Sangat Angkuh saat di Liverpool

Steven Gerrard dan Luis Suarez saat masih bersama membela Liverpool.
Steven Gerrard dan Luis Suarez saat masih bersama membela Liverpool.
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM –  Legenda Liverpool Steven Gerrard buka rahasia mengenai mantan rekan setimnya, Luis Suarez, saat pemain Uruguay itu masih berseragam Merah.

Luis Suarez “tidak menghormati siapa pun” dalam sesi latihan Liverpool, yang merupakan pertanda bahwa ia akan menjadi “pemain top” kata Steven Red Gerrard.

Striker Uruguay, Suarez, mencetak 82 gol dalam 113 penampilan selama masa tiga setengah tahun di Merseyside, antara Januari 2011 dan Juli 2014.

Suarez mencetak 31 gol Liga Primer selama musim 2013-14 yang sensasional, namun kekalahan dari Chelsea akhirnya menjadi sandungan Liverpool gagal meraih gelar juara yang direbut saingannya, Manchester City.

Gerrard, sang mantan kapten, ingat bagaimana tekad dan keinginan Suarez untuk bertarung selalu dipertunjukkan di Melwood.

Rasa lapar itulah yang segera meyakinkan Gerrard bahwa ia bermain bersama talenta spesial, bahkan jika itu berarti bek The Reds mengalami kesulitan dalam latihan.

“Banyak striker yang kami kontrak memiliki rasa hormat terhadap orang-orang seperti Jamie Carragher dan nama-nama lain di skuad, tetapi dia (Suarez) tidak menghormati siapa pun dalam latihan, dalam arti positif,” kata Gerrard kepada Match of the Day Top 10 BBC podcast tentang bintang yang kini membela Barcelona.

“Dia akan melewati dan menyikut mereka, dan saya berpikir itu tidak normal untuk apa yang Anda lihat dalam sesi latihan, Anda biasanya melihat rasa hormat, tetapi Luis akan berlari melewati siapa pun dan menekan para bek setiap saat.

“Anda langsung tahu dalam beberapa hari, bukan berminggu-minggu bahwa dia akan menjadi pemain top bagi Liverpool.”

Itu selama musim 2013-14 The Reds dalam posisi menentukan nasib mereka sendiri untuk meraih gelar sebelum takluk 2-0 dari Chelsea. Kejadian terpelesetnya Gerrard yang memberi peluang bagi Demba Ba untuk mencetak gol.

Enam tahun kemudian dan Liverpool meraih gelar Liga Inggris untuk pertama kalinya dalam 30 tahun, sebuah prestasi yang bagi Gerrard akan membantu “mengubur beberapa mimpi buruk”.

“Pertama dan terpenting, bagi saya, adalah fantastis untuk mengubur beberapa mimpi buruk, dari 2014 itu tentu sangat melegakan,” tambah Gerrard yang kini menjadi manajer Rangers.

“Menjadi penggemar dan mantan pemain Liverpool, saya sudah tahu, menunggu lama dan saya masih berhubungan dengan banyak pemain yang ada di ruang ganti sehingga banyak dari mereka berbagi rasa sakit dengan saya.

“Itu luar biasa bagi semua orang yang terhubung dengan klub, tetapi itu adalah emosi yang campur aduk dalam banyak hal karena pengalaman saya sendiri, menjadi penggemar dan mantan pemain dan banyak keluarga saya juga penggemar Liverpool.

Gerrard mengaku sampai saat ini dirinya selalu menonton siaran pertandingan Liverpool melalui saluran televisi dan sangat emosional saat menyaksikan pertandingan The Reds.

Malam ini merupakan laga terakhir Liverpool di kandang untuk musim 2019/2020. Usai laga melawan Chelsea, klub akan melakukan perayaan sebagai Juara Liga Premier 2019/2020.(*)

Editor: Eddy Mesakh | Sumber: Livescore

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.