McDonald’s Revisi Nilai-nilai Perusahaan, Apa yang Berubah?

McDonalds revisi nilai-nilai perusahaan
McDonalds revisi nilai-nilai perusahaan
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Waralaba makanan cepat saji McDonald’s melakukan revisi atas nilai-nilai perusahaan. Apa saja yang berubah?

Untuk meningkatkan keragaman sebagai bagian dari perubahan nilai,
McDonald’s Corp mengeluarkan inisiatif keanekaragaman baru untuk kepemimpinan perusahaan, pemegang waralaba, dan pemasok di konvensi globalnya pada, Rabu (29/7/2020).

Pengumuman itu merupakan bagian dari upaya Kepala Eksekutif Chris Kempczinski untuk memasukkan kembali semangat kolaboratif pemilik awal Ray Kroc dengan sentuhan modern dan untuk mengatur ulang narasi setelah sembilan bulan yang penuh gejolak sejak ia mengambil alih top manajemen pada November tahun lalu.

Pertemuan dua tahunan di seluruh dunia dari rantai burger yang berbasis di Chicago digelar secara virtual tahun ini karena pandemi virus corona.

Nilai-nilai yang direvisi – yang berkaitan dengan melayani, inklusi, integritas, komunitas dan kekeluargaan – datang setelah mantan CEO Steve Easterbrook dipecat karena menjalin hubungan asmara yang tidak pantas dengan karyawannya.

Nilai-nilai McDonald’s terakhir kali disusun ulang pada tahun 2008, ketika James Skinner menjadi chief executive.

Beberapa bulan setelah pemecatan Easterbrook, pandemi  virus corona meledak dan restoran McDonald’s berjuang keras untuk mengamankan rantai pasokan dan peralatan pelindung serta menggeser operasi ke drive-thru dan pengiriman.

Para pewaralaba McDonald’s di AS merasa mereka tidak mendapatkan cukup dukungan finansial, dan perseteruan itu merebak.

Banyak karyawan mengundurkan diri karena merasa kurangnya perlindungan yang layak dan upah yang memadai.

Business Insider melaporkan bahwa pewaralaba kulit hitam memutus hubungan karena kesenjangan keuangan yang tumbuh antara toko mereka dan toko yang dimiliki orang kulit putih.

Organisasi besar dan kecil telah menangani rasisme secara internal setelah protes nasional atas pembunuhan George Floyd, seorang pria kulit hitam, oleh polisi Minneapolis, AS.

Inisiatif keanekaragaman McDonald’s yang baru berkaitan dengan bias dalam mempekerjakan, meningkatkan keragaman di antara kepemimpinan, pewaralaba dan periklanan, serta mengurangi hambatan bagi pemasok yang beragam.

Metrik akan dikembangkan dalam beberapa minggu mendatang. McDonald’s mengatakan makna keberagaman bervariasi di 120 negara tempat ia beroperasi.

Dalam video yang diperlihatkan kepada peserta, Heidi Capozzi, pimpinan HRD Global McDonalds, yang bergabung dengan McDonald’s pada bulan April, mengatakan perkembangan akan diperbaharui setiap tahun.

“Berkat skala sistem McDonald’s, dampak yang dapat kita peroleh tidak seperti perusahaan lain,” kata mantan senior Vice President Human Resources Boeing Company itu.(*)

Editor: Eddy Mesakh | Sumber: Reuters, CNA

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.