Pegawai Meninggal Berstatus Positif Covid, FH Undip Putuskan Kerja dari Rumah Dua Pekan

Fakultas Hukum Undip Semarang.(dok Undip)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SEMARANG, SURYAKEPRI.COM – Dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (Undip) Semarang diminta untuk bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) selama dua pekan ke depan.

Ini menyusul adanya salah seorang pegawai di fakultas tersebut yang meninggal dunia dengan status positif Covid-19.

Rektor Undip Semarang Yos Johan Utama dalam silaturahmi virtual dengan jurnalis di Semarang, Kamis (30/7), membenarkan, instruksi yang disampaikan melalui surat edaran Dekan Fakultas Hukun tersebut.

Baca:Cluster-cluster Baru Covid-19 Bermunculan, Trend dari Perkantoran: Begini Sorotan Anggota DPR

Baca:Aktivitas Gedung Sate Tutup Sementara, 40 Pegawai Terpapar Corona, 17 dari PNS

Baca:Kontak Ajudan Gubernur Kepri Positif Corona Diperkirakan Mencapai 1.000 Orang

“Kami mengutamakan pencegahan. Maka istilahnya lockdown atau WFH bagi yang pernah berinteraksi dengan almarhum,” katanya.

Salah seorang pegawai Fakultas Hukum Undip Semarang yang dilaporkan meninggal dunia pada 26 Juli 2020 itu, kata dia, merupakan staf administrasi.

Namun, Yos tidak menjelaskan secara detil identitas almarhum.

Pelaksanaan bekerja dari rumah untuk pegawai Fakultas Hukum sendiri berlangsung selama 14 hari, mulai 30 Juli hingga 13 Agustus 2020.

Meski para pegawai diminta bekerja dari rumah, rektor memastikan pelayanan primer di fakultas tersebut tetap berjalan.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.