KPK Selidiki Bansos Covid-19 Kota Batam, Sejumlah Pejabat Dimintai Keterangan

Paket bansos Covid-19 Kota Batam yang telah disalurkan.(suryakepri.com/ist)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turun ke Batam untuk melakukan penyelidikan terhadap dugaan tindak pidana korupsi bantuan sosial (bansos) Covid-19 oleh Pemko Batam.

Tim KPK telah melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat di Batam pekan kemarin hingga awal pekan ini.

Diperoleh informasi, pemanggilan akan dilanjutkan pada pekan besok. Mengenai tempat pemeriksaan petugas langsung turun ke Batam.

Baca:Kasus Bansos Covid-19 Tahap II di Kota Batam Dilaporkan ke KPK, Juga ke Kejagung dan Mabes Polri

Baca:Gubernur Kepri Isdianto Positif Corona, Hasil Tes Istri juga Sudah Diketahui

Baca:Keuangan Zodiak yang Beruntung Hari Ini, 7 Zodiak Ketiban Rezeki Nomplok

Ketua Riau Coruption Watch (RCW) Mulkan Muren kepada Suryakepri.com memaparkan, pemanggilan ini telah dilakukan terhadap setidaknya tiga orang pejabat di Pemko Batam, yaitu Kadisperindag Kota Batam Gustian Riau, Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Batam Hasyimah, dan PPK di Dinsos Kota Batam Zul Arif.

Ia memperkirakan pemanggilan ini bagian dari pull data, terkait pengadaan paket sembako, dari mana sumber dananya, hingga bagaimana distribusinya.

“Pertama masih pull baket. Yang digali bagaimana proses lelangnya, bagaimana sumber dananya, bagaimana distribusinya dan data-data lain,” kata Mulkan Muren.

Soal pengadaan itu, Mulkan menyatakan KPK juga menelusuri tentang bagaimana perusahaan luar Batam bisa memenangkan tender, dimana sesuai aturan mestinya diutamakan perusahaan lokal.

Surat klarifikasi bank garansi oleh PPK dan bank Mandiri.(suryakepri.com/ist)

“Hal ini pasti akan dicek juga dengan yang di LPSE Kota Batam,” kata Mulkan.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.