Wanita Muda Ini Diiming-imingi Jadi Penari Kampung Bergaji Rp 4 Juta di Pulau-pulau, Perekrut Ditangkap Polda Kepri

Korban perdagangan orang saat menjalani pemeriksaan di Mapolda Kepri.(suryakepri.com/humas polda kepri)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Seorang tersangka Inisial MR diamankan oleh Subdit IV Ditreskrimum Polda Kepri diduga telah melakukan tindak pidana perdagangan orang.

Ia mempekerjakan secara melanggar hukum terhadap korbannya untuk menjadi penari kampung dan diiming-imingi gaji relatif lumayan setara dengan UMK di Batam.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S, S.IK, MSi, didampingi Dir Reskrimum Polda Kepri Kombes Pol Arie Dharmanto, S.Sos., S.Ik dalam rilis yang diterima Suryakepri.com, Sabtu (1/8/20) kasus ini masih dalam pengembangan.

Baca:Petugas KPU Batam Digigit Anjing Cua-Cua saat Coklit Data Pemilih untuk Pilkada

Baca:3 Shio Ini Frustasi Diterpa Kesulitan

Baca:Keuangan Zodiak yang Untung Banyak Lusa, Bersiap 7 Zodiak Rezeki Bertambah

Kabid Humas Polda Kepri mengatakan kronologis berawal pada pertengahan Bulan Juli 2020 korban Inisial VS yang berada di Kota Tanjungpinang, mencari pekerjaan melalui media sosial Facebook dengan akun “LOWONGAN KERJA BATAM”.

Di akun tersebut korban menemukan adanya lowongan kerja sebagai penari, penyanyi buat acara nikahan, festival, imlek, dan acara Agustusan.

Selanjutnya korban menghubungi nomor handphone yang tertera di dalam postingan tersebut dengan pemilik nomor atas nama tersangka inisial MR.

Tersangka tindak pidana perdagangan orang ditangkap jajaran Polda Kepri, Jumat.(suryakepri.com/ist)

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si, menuturkan, setelah korban berkomunikasi dengan MR, terjadilah negosiasi bahwa untuk pekerjaan tersebut digaji sebesar Rp. 4.000.000 per bulannya.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.