Peribadatan di Gereja di Karimun Kepri Ini Tak Terganggu Pasca Penjaga Ditemukan Meninggal

Polisi mendatangi lokasi ditemukannya pria yang juga penjaga gereja ditemukan meninggal.(suraykepri.com/rachta yahya)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Peribadatan Gereja di Karimun Ini Tak Akan Terganggu Pasca Penjaganya Ditemukan Tewas Diduga Gantung Diri di Pintu Masuk

KARIMUN, SURYAKEPRI.COM – Polisi menyebut peribadatan di Gereja Injil Seutuh Indonesia, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) tidak akan terganggu.

Itu setelah polisi sementara memasang garis dilarang melintas atau police line di pintu masuk gereja tersebut.

Menyusul ditemukannya kasus penjaga gereja tersebut yakni Ucok Pardianto Hasibuan (42) diduga nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di teralis pintu masuk gereja, Rabu (5/8/2020) pagi sekitar pukul 07.30 WIB.

Baca:Seorang Warga Karimun Tewas Gantung Diri, Polisi Cek CCTV Sekitar TKP

Baca:Zodiak Karir yang Hoki Hari Ini, Leo-Aquarius Dapat Peluang Bisnis

Baca:Keuangan 12 Zodiak yang Beruntung Lusa, 9 Zodiak Harta Kekayaan Makin Bertambah

Kapolsek Tebing AKP Fian Agung Wibowo ketika dikonfirmasi mengatakan, sementara sudah terpasang garis polisi di TKP.

“Iya di police line,” kata AKP Fian, Rabu siang.

Namun Fian menyebut police line tersebut hanya bersifat sementara dan akan dibuka kembali begitu proses penyelidikan tuntas dilakukan.

“Nanti akan dibuka kembali setelah selesai (penyelidikan). Ibadah hari Minggu,” kata Fian.

Ucok Pardianto Hasibuan (42) ditemukan tewas diduga gantung diri di teralis pintu masuk Gereja Injil Seutuh Indonesia di ruko jalan Kapling, Blok A No 5, RT 04 RW 01, Kelurahan Kapling, Kecamatan Tebing, Rabu pagi.

Polisi membenarkan TKP merupakan ruko yang dijadikan gereja untuk peribadatan.

“Iya, itu ruko yang dijadikan gereja untuk beribadah,” kata Kapolsek Tebing AKP Fian Agung Wibowo.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.