5 Fakta Mengejutkan Sekwan DPRD Batam Masuk Penjara, Pakai Rompi Orange hingga 20 Hari di Rutan Tanjungpinang

Tersangka saat dibawa petugas keluar dari ruangan Kejari Batam.(suryakepri.com/fernando)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Kejaksaan Negeri Batam akhirnya membawa Asril selaku Sekretaris DPRD Kota Batam ke Rumah Tahanan (Rutan) Tanjungpinang, Kamis (6/8/2020) sore.

Asril hanya bisa tertunduk dan enggan menanggapi pertanyaan awak media, yang terlihat telah menunggu sejak siang.

Dengan menggunakan masker, dan rompi oranye bertuliskan tahanan Kejaksaan Negeri Batam, Asril yang mengenakan kemeja berwarna putih tampak lesu saat dibawa ke mobil tahanan Kejaksaan.

Sore itu ia dipindahkan ke Rumah Tahanan Negara Tanjungpinang.

Berikut fakta-fakta terjeratnya Asril dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi:

1. Kasus Anggaran Belanja

Asril telah ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana korupsi, anggaran belanja unsur pimpinan DPRD Kota Batam masa anggaran 2017 – 2019 oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam.

Tidak hanya petugas dari Kejari Kota Batam, saat keluar dari ruangan pemeriksaan, Asril juga terlihat dijaga ketat oleh personil Kepolisian.

Untuk diketahui, sejak ditetapkan sebagai tersangka korupsi anggaran belanja pimpinan DPRD Kota Batam, pada Kamis siang, Asril cukup kooperatif.

Asril tidak menunjukkan perlawanan apapun sat berada di ruang pemeriksaan, dan terlihat menandatangani banyaknya Berkas Acara Pemeriksaan (BAP). Ia juga tampak telah didampingi oleh kuasa hukumnya.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.