Buaya Pejantan Raksasa Berumur hampir Satu Abad Mati, Pasangannya Turut Berkabung

Buaya raksasa berusia seabad sedang dirawat oleh pawang di Queensland.(suryakepri.com/ist/abc.net.au)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Buaya pejantan sepanjang 5,3 meter dan berusia hampir satu abad telah mati di Queensland tengah. Buaya yang disebut berkepribadian hebat itu meninggalkan pasangannya dalam suasana berkabung, menurut pawangnya.

Orang-orang biasa menyelesaikan pekerjaan di pabrik dan berenang cepat untuk membersihkan keringat dan debu.

Mereka berenang di sungai tanpa melihat ada ancaman buaya besar, “kata John Lever dari Koorana Crocodile Farm seperti dilansir abc.net.au, Rabu (5/8).

“Dia buaya yang lembut, jelas. Dia dulu hanya menyelam ke bawah air dan orang-orang akan berenang di atasnya, tapi dia tidak pernah menyakiti siapa pun.

Baca:Dua Ekor Buaya Masih Menghadang di Akses Sungai Warga, Kepala Desa Keton Lingga Curhat Khawatir

Baca:Puluhan Ular Menyerbu Apartemen, Seekor Ular Besar Muncul di Toilet Bikin Wanita Ini Trauma

Baca:VIDEO Kaget Ular Kobra Masuk Celana Jinsnya, Pria Ini Memilih Berdiri Mematung 7 Jam Lamanya

“Petani setempat tahu dia ada di sana karena dia biasa memberinya makan walabi roadkill dan kemudian dia mulai mendapatkan serangan karena dia pikir seseorang akan terluka,” ungkpnya.

“Jadi warga meminta kami untuk pergi dan menangkapnya dan kami mendapat Persetujuan pemerintah untuk melakukannya,” tambah sang pawang menceritakan awal mula ia mendapati buaya hebat itu.

Dijelaskan, buaya pejantan iti menjalani gaya hidup aktif di pertanian, menjadi pelindung dari banyak buaya hingga tahun lalu.

Prestasi mengesankan untuk reptil yang diperkirakan berusia hampir satu abad.

“Tahun lalu abak dari buaya itu bertelur 56 butir dan semuanya subur, jadi dia masih lelaki tua yang aktif,” kata Lever.

‘Dia adalah ikon buaya’ tegasnya lagi memuji buaya itu.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.