Ini Modus Korupsi Sekwan DPRD Batam: Gandeng Rekanan Order Konsumsi untuk Agenda Fiktif

Rilis resmi perkembangan kasus dugaan korupsi pengadaan konsumsi pimpinan DPRD Kota batam.(Suryakepri.com/fernando)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM -Setelah melakukan penahanan terhadap Sekwan DPRD Kota Batam, pihak Kejari Batam juga membeberkan modus operandi dalam dugaan korupsi anggaran pengadaan konsumsi fiktif pimpinan DPRD Kota Batam.

Kepala Kejari Batam, Dedie Tri Hariyadi menuturkan dalam kasus itu diduga ada penyelewengan dana yang menyebabkan kerugian negara hingga mencapai Rp 2,16 miliar.

Modus operandi korupsi yang dilakukan melalui berbagai cara. Di antaranya adalah orderan kegiatan fiktif.

Baca:Sekwan DPRD Kota Batam Asril Ditetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Pengadaan Konsumsi Fiktif

Baca:FOTO-FOTO Sekwan DPRD Kota Batam Dibawa ke Rumah Tahanan oleh Jaksa

Baca:Penyanyi Iyeth Bustami Maju Pilkada Bengkalis, PDI-P Riau Akan Beri Kejutan Lagi

Bahkan beberapa kegiatan di antaranya menyebutkan mengundang beberapa awak media, untuk kegiatan seperti coffee morning.

“Dan ini telah dikonfirmasi kepada rekanan yang dimaksudkan, dalam laporan yang bersangkutan, ini berjalan sejak tahun 2017 lalu,” paparnya.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh tim penyidik Kejari Batam, yang bekerjasama pihak BPKP Perwakilan Kepri, didapati dua alat bukti yang memperkuat dugaan Asril sebagai tersangka korupsi di tubuh Setwan DPRD Kota Batam.

Dalam hal ini, Dedie menuturkan bahwa pertama adalah keterangan dari para saksi dan rekanan.

Bahkan beberapa mengaku dipaksa oleh yang bersangkutan.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.