Siapa Nekat, Bawaslu Batam Pantau ASN di Media Sosial Jelang Pilkada 2020

Komisioner Bawaslu Batam Bosar Hasibuan dan Mangihut Rajagukguk usai menjalani sidang kode etik di kantor Bawaslu Kepri, Tanjungpinang (suryakeperi.com/ MBA)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Badan Pengawas Pemilu Umum (Bawaslu) Batam sudah memantau kenetralitasan Aparatur Sipil Negara (ASN), dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 Kota Batam.

Pemantauan ASN tercantum dlam Pasal 188, dimana setiap pejabat negara, pejabat aparatur sipil negara, kepala desa atau lurah dapat dikenakan pidana penjara maksimal 6 bulan.

Selain itu, Bawaslu juga akan menyurati Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) terkait sanksi bagi pelanggar larangan tersebut.

Baca:Hatinya Selembut Sutra, 3 Zodiak Ini Gampang Tersentuh dan Salahkan Diri

Baca:5 Fakta Penting Man City Takluk 1 – 2 dari Lyon di Liga Champions

Baca:Ramalan Zodiak Karier yang Sukses Besok, Minggu 16 Agustus 2020, Taurus-Virgo Tujuan Tercapai

“Sudah jelas kita pantau, karena ASN harus netral,” kata Mangihut Rajaguguk, Komisioner Bawaslu Batam, Sabtu (15/8/2020).

Mangihut mengatakan, larangan tersebut sesuai dengan Undang-undang (UU) No 5 tahun 2014 tentang ASN dan Peraturan Pemerintah (PP) No 42 tahun 2004, tentang pembinaan jiwa korps dan kode etik.

“ASN wajib menjaga netralitasnya sebagai abdi negara dalam Pilkada,” ujarnya.

Mangihut menjelaskan, walaupun saat ini belum ada penetapan calon dan masa kampanye, larangan tersebut akan tetap berlaku.

“Kami pantau sampai ke semua media sosial, kita berharap semua ASN untuk netral, jangan sampai kita mengambil tindakan,” ungkap Mangihut.(*)

Editor: purwoko l Penulis: romi kurniawan

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.