Sevilla Juara Liga Eropa 2019/2020, Drama Pilu Romelu Lukaku

Sevilla juara Liga Eropa 2019/2020. Para pemain Sevilla mengangkat trofi Liga Eropa setelah mengalahkan Inter Milan 3-2 di final. (Foto: Uefa.com)
Sevilla juara Liga Eropa 2019/2020. Para pemain Sevilla mengangkat trofi Liga Eropa setelah mengalahkan Inter Milan 3-2 di final. (Foto: Uefa.com)

SURYAKEPRI.COM – Sevilla juara Liga Eropa 2019/2020 setelah mengalahkan Inter Milan 3-2 di final yang berlangsung di Stadion Köln – Cologne, Jerman, Jumat (21 /8/2020) atau Sabtu dinihari waktu Indonesia. 

Jangan biarkan Sevilla lolos ke semifinal Liga Eropa, karena itu berarti mereka lah juaranya. Enam kali ke semifinal, enam kali pula mereka menembus final, dan enam kali mereka menjuarainya.

Tim berjuluk Los Nervionenses itu semakin memperkokoh diri mereka sebagai raja Liga Eropa, yang sebelumnya telah mereka raih pada 2014, 2015, dan 2016. Dan ketika masih bernama Piala UEFA 2006 dan 2007.

Kemenangan Sevilla ditentukan drama pilu Romelu Lukaku. Membawa Inter memimpin 1-0 melalui titik penalti saat laga baru bergulir 5 menit, striker Belgia kemudian mencetak gol penutup untuk Sevilla, menjadikan skor akhir 3-2 untuk sang lawan.

BACA JUGA:

Mantan striker Manchester United itu pun tidak muncul saat penganugerahan medali.

Inter Milan memimpin 1-0 saat laga baru berjalan 5 menit. Lukaku menggiring bola ke dalam kotak penalti sembari ditempel ketat oleh Diego Carlos, yang kemudian menjatuhkannya di dalam kotak penalti.

 

Maju sendiri sebagai eksekutor dan dia berhasil menembus gawang Yassine Bounou.

Namun pada menit 12, Luuk De Jong berhasil menyamakan skor menjadi 1-1. Bermula dari umpan silang Jesus Navas, De Jong menanduk bola rendah sambil menjatuhkan diri. Gol! Samir Handanovic, kiper Inter Milan, tidak dapat berbuat apa-apa.

Luuk de Jong kemudian membawa Sevilla unggul 2-1 pada menit 33. Striker Belanda kelahiran Swiss itu lagi-lagi mencetak gol dengan kepalanya, menyambut tendangan bebas Ever Banega.

Bola mengarah ke sudut atas tiang jauh yang tak terjangkau oleh Handanovic.

Inter boleh bernafas lega sejenak, karena bek Diego Godin sukses menanduk tendangan bebas Marcelo Brozovic pada menit 36, untuk kembali menjadikan skor imbang 2-2.

Tendangan bebas ini juga berkat aksi Lukaku yang lagi-lagi dijatuhkan oleh Diego Carlos dijatuhkan di luar kotak 16.

Babak pertama berakhir imbang 2-2.