6 Fakta Menarik Penangkapan Kapal Ikan Vietnam, Natuna Masih Surga Ikan hingga Rapid Test ABK

Kapal pencuri ikan berbendera Vietnam saat diamankan TNI Angkatan Laut (Suryakepri.com/ist)
Kapal pencuri ikan berbendera Vietnam saat diamankan TNI Angkatan Laut (Suryakepri.com/ist)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

ANAMBAS, SURYAKEPRI.COM – Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Bung Tomo-357 kembali berhasil mengamanakan satu kapal ikan Vietnam yang diduga melakukan kegiatan penangkapan ikan secara illegal di Laut Natuna Utara, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Minggu (23/8/2020).

Kapal BKO Gugus Tempur Laut Koarmada I itu sedang melaksanakan Operasi Rakata Jaya 20 pengamanan garis Landas Kontinen Indonesia di Perairan Laut Natura Utara mendeteksi satu kapal ikan asing berbendera Vietnam yang sedang melaksanakan kegiatan penangkapan ikan di dalam garis Landas Kontinen Indonesia sejauh 1.5 NM di Perairan Laut Natuna Utara.

Berikut fakta-fakta menarik pencurian ikan oleh kapal nelayang asing di perairan Kepulauan Riau (Kepri):

1. Tanpa Perlawanan

KIA Vietnam tersebut berhasil diamankan KRI Bung Tomo-357 tanpa perlawanan, namun mereka sempat melarikan diri ke utara keluar dari garis dan dengan sengaja mematikan lampu kapal.

“Sebetulnya ada bebera KIA yang terdeteksi KRI Bung Tomo-357, namun hanya 1 KIA berbendera Vietnam dengan nama KG 90186 TS yang terdeteksi menangkap ikan di wilayah perairan Indonesia didalam Landas Kontinen sejauh 1.5 NM dan berhasil kita amankan” kata Kadep Ops KRI Bung Tomo Kapten Laut (P) Edo dalam keterangan tertulisnya, Selasa (25/8/2020).

2. Satu Ton Ikan

Selanjutnya, kapal ikan Vietnam dengan ABK sejumlah 12 orang WN Vietnam beserta hasil tangkapan sebanyak 1 Ton ikan dikawal ke Lanal Tarempa untuk menjalankan pemeriksaan lebih lanjut.

Komandan Lanal Tarempa Letkol Laut (P) Erfan Indra Darmawan menjelaskan,

ditangkapnya KIA Berbendera Vietnam oleh KRI Bung Tomo-357 merupakan wujud komitmen TNI Angkatan Laut dalam menjaga wilayah perairan NKRI di Laut Natuna Utara sekaligus menjawab keresahan masyarakat Anambas terkait maraknya KIA yang menangkap ikan di wilayah Perairan Laut Natuna Utara.

“Setibanya kapal ikan Vietnam tangkapan tersebut di Pangkalan Angkatan Laut Tarempa, seluruh ABK diperiksa kesehatan sesuai protokol Covid-19, dan barang yang dibawa maupun kapal yang digunakan disterilkan dengan disemprot disinfektan, dilaksanakan isolasi mandiri di kapal dengan pengawasan Personel Lanal Tarempa untuk meyakinkan ke 12 ABK tidak membawa wabah ke Anambas dan tidak menimbulkan keresahan terhadap  masyarakat,” tutup Danlanal Tarempa.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.