Musda DPD II Golkar Kabupaten Lingga Diwarnai Baku Dorong Ricuh

Suasana kericuhan di Musda DPD II Golkar Kabupaten Lingga, Kepri.(suryakepri.com/ist)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

LINGGA, SURYAKEPRI.COM – Musyawarah Daerah (Musda) IV DPD Golkar Kabupaten Lingga, Kepri, yang digelar di Aula Lingga Pesona, Daik Lingga, Selasa (25/8) diwarnai ricuh.

Dari rekaman video yang beredar di media sosial, baik facebook maupun Grup WhatsApp menunjukkan suasana kericuhan di Musda Golkar itu cukup menegangkan.

Seorang peserta yang tengah mengemukakan argumennya langsung mendatangi meja pimpinan Musda yang segera dihadang oleh peserta lain.

Baca:RAMALAN ZODIAK CINTA LUSA, Minggu 30 Agustus 2020, Taurus Lagi Mood, Capricorn Harmonis

Baca:Ini Area Lego Jangkar di Kepri Hasil Rapat Koordinasi TNI AL-Menko Kemaritiman

Baca:Rekor Baru! Batam Tambah 46 Positif Covid-19, 37 Persen ASN dan Tenaga Kesehatan

Baku dorong terjadi hingga peserta itu juga dibawa keluar dari ruang musda.

Informasi di lapangan, kejadian tersebut saat pembahasan mengenai tata tertib untuk pemungutan suara Ketua DPD Golkar Kabupaten Lingga.

Diketahui, hingga malam ricuh juga masih terjadi.

Sebelumnya, Musda dengan tema ‘solid, terkonsolidasi, Golkar menang’ ini dibuka secara resmi oleh Wakil Sekretaris DPD I Golkar Kepri, Amrullah Rasal.

“Keberhasilan Partai Golkar pada Pilkada serentak 2020 ini, harus kita raih dan mari kita menangkan kepemimpinan Provinsi Kepri dan Kabupaten Lingga di lima tahun ke depan,” pesan Amrullah Rasal dalam sambutannya.

Ia juga menambahkan, apapun hasil dari Musda itu dapat menjadi langkah untuk memajukan Golkar ke depannya.

Video tentang kericuhan Musda DPD II Golkar itu juga mendapat banyak perhatian, terutama setelah rekaman itu diposting melalui chanel Youtube.

Setelah sempat diwarnai suasana panas itu, diperoleh informasi, Teddy Jun Askara Terpilih secara aklamasi jadi Ketua DPD II Partai Golkar Lingga dalam Musyawarah Daerah (Musda) IV Partai Golkar periode 2020-2020 di Hotel Lingga Pesona, Daik itu.

Seperti dilansir Luarbiasa.id, Rabu (26/8), menanggapi proses Musda yang sempat ricuh itu, TJA, menilai hal tersebut merupakan dinamika yang biasa terjadi dalam berdemokrasi.(*)

Editor: purwoko

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.