Riset Membuktikan Isu Rasial Sama Mematikannya dengan Covid-19 di AS

Para pengunjuk rasa mengikuti demonstrasi di Tulsa, Oklahoma, Amerika Serikat, pada 20 Juni 2020. AS (Foto oleh Alan Chin / Xinhua)
Para pengunjuk rasa mengikuti demonstrasi di Tulsa, Oklahoma, Amerika Serikat, pada 20 Juni 2020. AS (Foto oleh Alan Chin / Xinhua)

NEW YORK, SURYAKEPRI.COM –  Bahkan selama pandemi Covid-19, kematian di antara orang kulit putih masih lebih rendah daripada kematian terendah di kalangan orang kulit hitam yang tercatat di Amerika Serikat.

Hal tersebut diungkap oleh sebuah penelitian yang dirilis minggu ini.

Penelitian yang diterbitkan oleh jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences pada hari Senin (24/8/2020), menggunakan model demografis untuk memperkirakan berapa banyak kematian tambahan terkait Covid-19 yang diperlukan untuk kematian kulit putih pada tahun 2020 untuk naik ke angka kematian terendah kulit hitam yang tercatat.

“Perkiraan yang lebih rendah mencerminkan skenario di mana tingginya angka kematian orang kulit putih pada tahun 2020 sebanding dengan semua penyebab kematian orang kulit putih berbagai usia pada tahun 2017,” kata makalah penelitian yang ditulis oleh Elizabeth Wrigley-Field dari departemen Sosiologi dan Pusat Populasi Minnesota, Universitas Minnesota.

BACA JUGA:

“Angka yang lebih tinggi mencerminkan skenario di mana lonjakan kematian orang kulit putih sebanding dengan kematian akibat Covid-19 putih.”

“Jika kematian orang kulit putih kurang dari 400.000 pada tahun 2020, berarti pandemi Covid-19 akan akan kurang berpengaruh terhadap kematian kulit putih secara keseluruhan daripada ketidaksetaraan ras untuk kematian orang kulit hitam setiap tahun,” tulis surat kabar itu.