KPPAD Kepri Wanti-wanti Soal Pelibatan Anak dalam Kampanye Pilkada

Ketua KPPAD Kepri Erry Syahrial ditemui di kantornya Jalan Riau Nomor 2 Tanjungpinang (Suryakepri.com/Muhammad Bunga Ashab)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Kepri memperingatkan pasangan calon (Paslon) dalam pilkada 2020 beserta tim suksesnya, untuk tidak melibatkan anak dalam kegiatan politik dan kampanye.

Jika tetap melakukan, maka mereka akan mendapat ancaman dipidana sampai satu tahun dan denda Rp12 juta.

Ketua KPPAD Kepri, Erry Syahrial mengatakan, setiap orang atau tim kampanye Pilkada, dilarang mengajak anak-anak yang belum berumur 17 tahun ikut serta dalam kampanye Pilkada.

Baca:Hanya Satu Pasangan Calon yang Mendaftar, KPU Bintan Perpanjang Pendaftaran

Baca:Bawaslu Prihatin, Hampir Separoh dari Total Paslon Pilkada 2020 Abai Protokol Kesehatan

Baca:Dandim 0316 Batam Siap Kerahkan Anggota Amankan Pilkada 2020

“Larangan juga termasuk ikut memasang antribut calon pasangan,” kata Syahrial, Senin (7/9/2020).

Syahrial menjelaskan, kegiatan kampanye, saat ini juga mengalami perubahan sehubungan dengan hadirnya internet dan media sosial.

“Saya juga mewanta-wanti anak juga tidak dilibatkan dalam kegiatan kampanye di media sosial, apapun itu,” ujarnya.

Syahrial menuturkan, pasangan calon kepala daerah beserta tim sukses harus memiliki kesepahaman terhadap pentingnya melindungi anak, memiliki semangat, visi dan misi terkait kebijakan perlindungan anak.

“Jangan sampai Paslon yang akan maju tersandung masalah hukum, apalagi menyangkut anak-anak,” ungkap Syahrial.(*)

Penulis: romi kurniawan

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.