REKOR! Perekonomian Jepang Melorot 28% pada Q2/2020, Lebih Buruk dari Perkiraan

Sejumlah orang naik lift di gedung perbelanjaan di Tokyo pada 24 Agustus 2020. Perekonomian Jepang mencatat rekor penyusutan pada Q2/2020 lebih buruk dari angka 27,8% yang diperkirakan pada bulan lalu. (Foto AP / Eugene Hoshiko)
Sejumlah orang naik lift di gedung perbelanjaan di Tokyo pada 24 Agustus 2020. Perekonomian Jepang mencatat rekor penyusutan pada Q2/2020 lebih buruk dari angka 27,8% yang diperkirakan pada bulan lalu. (Foto AP / Eugene Hoshiko)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

TOKYO, SURYAKEPRI.COM – Perekonomian Jepang mencatat rekor penurunan terburuk pada kuartal II/2020 (Q2/2020). Bahkan lebih buruk dari perkiraan dibanding kuartal I April-Juni dari perkiraan semula.

Kantor Kabinet mengatakan pada Selasa (8/9/2020) bahwa produk domestik bruto riil Jepang yang disesuaikan secara musiman mengalami kontraksi pada tingkat tahunan sebesar 28,1%, lebih buruk dari angka 27,8% yang diperkirakan pada bulan lalu.

Pandemi virus corona, yang membuat masyarakat berdiam di rumah, restoran dan toko kosong atau tutup, dan perjalanan dan pariwisata yang terhenti, telah memukul perekonomian dunia dan banyak perusahaan.

Tapi situasi itu menghantam sangat kuat terhadap perekonomian Jepang yang bergantung pada ekspor.

BACA JUGA:

Memulihkan pertumbuhan akan menjadi prioritas saat negara bersiap untuk memilih pemimpin baru untuk menggantikan Perdana Menteri Shinzo Abe, yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan.

Pemungutan suara di antara anggota partai yang memerintah diharapkan minggu depan.

Data lain yang dirilis Selasa menunjukkan pendapatan tunai agak membaik, dan belanja konsumen serta aktivitas bisnis lainnya diperkirakan akan pulih setelah penurunan tajam karena negara itu berusaha mengendalikan pandemi virus corona.

“Namun, data frekuensi tinggi menunjukkan bahwa negeri itu sedang berjuang untuk mendapatkan kecepatan pertumbuhan, menunjukkan pemulihan yang sangat bertahap dan berlarut-larut setelah bounce awal.

Oleh karena itu, prospek jangka pendek tetap menantang, ”kata Oxford Economics dalam komentarnya.

Kontraksi Triwulan ke Kuartal 

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.