[RISET] Pasien Covid-19 Mungkin Mengalami Infeksi Usus Berkepanjangan

Hasil tes feses positif ketika sampel pernapasan negatif | Infeksi virus di usus mungkin tidak memicu gejala pencernaan

Ilustrasi virus corona SARS-CoV-2 (Gambar dari SCMP)
Ilustrasi virus corona SARS-CoV-2 (Gambar dari SCMP)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM –  Pasien Covid-19 yang terinfeksi virus corona mungkin akan mengalami infeksi usus berkepanjangan, bahkan tanpa adanya gejala gastrointestinal. Hal ini ditemukan melalui riset oleh para ilmuwan di Hong Kong.

Virus corona dapat terus menginfeksi dan bereplikasi di saluran pencernaan setelah dibersihkan di saluran pernapasan, kata para peneliti dari Universitas China Hong Kong dalam sebuah pernyataan, Senin (7/9/2020).

Penemuan tersebut, yang diterbitkan dalam jurnal medis GUT, memiliki implikasi untuk mengidentifikasi dan menangani kasus, kata mereka.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO, virus SARS-CoV-2 menyebar terutama melalui tetesan (droplet) pernapasan – percikan cairan yang mengandung virus dari mulut dan hidung.

BACA JUGA:

Namun, sejak minggu-minggu pertama pandemi, para ilmuwan di China mengatakan virus dalam tinja pasien juga dapat berperan dalam penularan.

Sebuah studi pada bulan Februari terhadap 73 pasien yang dirawat di rumah sakit karena virus corona di provinsi Guangdong, China, menemukan virus corona terdapat dalam tinja lebih dari setengah pasien positif Covid-19.

Ilmuwan Hong Kong mempelajari sampel tinja dari 15 pasien untuk lebih memahami aktivitas virus di saluran pencernaan.

Mereka menemukan infeksi usus aktif pada tujuh pasien, beberapa di antaranya tidak mengalami mual, diare, atau gejala pencernaan lainnya.

Tiga pasien terus menunjukkan infeksi virus aktif selama enam hari setelah sampel pernapasan mereka dinyatakan negatif Covid-19.

Akurat dan Aman 

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.