Distribusi Vaksin Covid-19 tak Bisa Pakai Pesawat Biasa, 8.000 Jet Airlift Disiapkan

Sebuah pesawat Boeing 737 BBJ mengirimkan pasokan obat-obatan Covid-19 ke New Hampshire, Amerika Serikat, beberapa waktu lalu. (Foto: Boeing)
Ilustrasi.Sebuah pesawat Boeing 737 BBJ mengirimkan pasokan obat-obatan Covid-19 ke New Hampshire, Amerika Serikat, beberapa waktu lalu. (Foto: Boeing)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Pengangkutan vaksin Covid-19 tidak bisa menggunakan pesawat biasa. Oleh karena itu, airlines berencana menyiapkan 8.000 jet airlift untuk mendistribusikan vaksin Covid-19 secara global.

Membasmi virus corona penyebab pandemi Covid-19 tentu saja harus dilakukan secara global. Itu artinya distribusi vaksin ini harus menjangkau 7,8 miliar penduduk planet ini.

Mengutip Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA), Bloomberg melaporkan bahwa itu berarti distribusi anti-virus ini membutuhkan pengangkutan udara global yang mengisi setara dengan 8.000 kargo Boeing Co 747.

Dalam jumpa pers pada Rabu (9/9/2020), Glyn Hughes, kepala kargo badan industri penerbangan menyebutkan perkiraan kapasitas tersebut mengasumsikan bahwa program inokulasi hanya membutuhkan satu dosis, sementara perawatan multiple-course akan menambah permintaan.

BACA JUGA: 

“Airlift adalah terminologi yang tepat di sini,” kata Hughes. “Kami tahu prosedurnya dengan baik. Yang perlu kami lakukan adalah meningkatkannya hingga besaran yang diperlukan,” imbuh dia.

Beberapa pesawat mungkin tidak cocok jika vaksin memerlukan kisaran suhu 2 hingga 8 derajat Celcius untuk mengangkut obat, katanya. Pengiriman beku akan mengecualikan lebih banyak pesawat.

Temperature Control Regulations

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.