Pesawat Futuristik ‘Flying-V’ Sukses Lakukan Penerbangan Perdana 

FlyingV, pesawat futuristik berbentuk
FlyingV, pesawat futuristik berbentuk "V" sukses menjalani uji coba terbang. Pesawat ini mengangkut penumpang pada sayapnya dan lebih hemat bahan bakar. (Foto: CNN)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Para peneliti telah berhasil melakukan penerbangan perdana Flying-V, pesawat futuristik dan hemat bahan bakar yang suatu saat dapat membawa penumpang pada sayapnya.

Desain unik Flying-V menempatkan kabin penumpang, ruang kargo, dan tangki bahan bakar di sayapnya.

Para ahli berharap bentuk aerodinamis pesawat akan memangkas konsumsi bahan bakar hingga 20% dibandingkan model pesawat konvensional saat ini.

Para ahli menguji model pesawat futuristik berukuran 22,5 kg dan 3 meter, yang dikembangkan oleh para peneliti di Delft University of Technology di Belanda dan mitra maskapai penerbangan Belanda KLM, untuk membawa pesawat yang sangat dinanti-nantikan itu dalam tahap perkembangan selanjutnya.

 

Sebuah pesawat Boeing 737 BBJ mengirimkan pasokan obat-obatan Covid-19 ke New Hampshire, Amerika Serikat, beberapa waktu lalu. (Foto: Boeing)
BACA JUGA:  Distribusi Vaksin Covid-19 tak Bisa Pakai Pesawat Biasa, 8.000 Jet Airlift Disiapkan 

Salah satu kekhawatiran kami adalah pesawat mungkin mengalami kesulitan untuk lepas landas, karena perhitungan sebelumnya telah menunjukkan bahwa ‘rotasi’ bisa menjadi masalah,” kata Roelof Vos, asisten profesor di fakultas teknik kedirgantaraan Universitas Teknologi Delft, yang memimpin proyek tersebut dalam sebuah pernyataan.

Tim peneliti dan insinyur menguji pesawat di pangkalan udara di Jerman, di mana mereka bekerja dengan tim Airbus untuk menguji lepas landas, manuver dan pendekatan, serta pendaratan.

“Tim mengoptimalkan model penerbangan berskala untuk mencegah masalah tersebut, tetapi bukti pudingnya ada di dalam makanan. Anda perlu terbang untuk tahu pasti,” katanya.

Mengendalikan pesawat dari jarak jauh, para peneliti berhasil lepas landas dengan kecepatan 80 kmh, sementara kecepatan, sudut, dan daya dorong pesawat sesuai rencana, catat mereka.

Android-11
BACA JUGA: Ini Keunggulan Google Android 11, OnePlus, Xiaomi, OPPO, dan Realme Mulai Sesuaikan

Para ahli bekerja keras untuk mengoptimalkan pesawat: untuk meningkatkan telemetri, tim terpaksa mengubah pusat gravitasi pesawat dan menyesuaikan antenanya.

Masih ada pekerjaan yang harus dilakukan untuk menyempurnakan pesawat sebelum bisa dibawa ke langit dengan penumpang di dalamnya.

Para eneliti mengatakan bahwa uji terbang menunjukkan bahwa desain pesawat saat ini memungkinkan terlalu banyak “Dutch roll” (ketidakstabilan goyangan/goncangan), yang menyebabkan pendaratan yang kasar.

Para ahli berencana untuk menggunakan data yang dikumpulkan dari uji terbang untuk model aerodinamis pesawat, yang memungkinkan mereka memprogramnya dalam simulator penerbangan untuk pengujian di masa mendatang, dan untuk memperbaiki penerbangan.

Tim akan melakukan lebih banyak tes pada model tersebut, dan berharap untuk memberikan Flying-V dengan penggerak yang berkelanjutan, mengingat bahwa desain tersebut cocok untuk membawa hidrogen cair daripada minyak tanah.(*)

Editor: Eddy Mesakh

BERITA TERKAIT:
Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.