Soal Vaksin Covid-19, Bill Gates Tidak Mempercayai FDA dan CDC

Penulis/Editor: Eddy Mesakh

Bos Microsoft Bill Gates (Sumber Foto: USA Today)
Bos Microsoft Bill Gates (Sumber Foto: USA Today)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Soal vaksin Covid-19, pendiri Microsoft Bill Gates tidak mempercayai Food and Drug Administration (FDA) dan Centers for Disease Control and Prevention (CDC) AS.

Bill Gates mempertanyakan, apakah FDA dapat dipercaya? Dia juga tidak mempercayai CDC.

Sang filantropis mengatakan, tekanan politik telah merugikan kredibilitas Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (USFDA).

Dulu, Bill Gates menganggap FDA sebagai otoritas utama kesehatan masyarakat dunia. Tetapi sekarang tidak lagi. Dan dia juga tidak mempercayai Pusat Pengendalian dan Perlindungan Penyakit (CDC) AS.

Keduanya, dalam pandangan Gates, adalah korban dari sebuah kepresidenan yang meremehkan ilmu pengetahuan dan kedokteran dalam mengejar keuntungan politik.

BACA JUGA:

Buktinya, Komisaris FDA Stephen Hahn ikut mempromosikan hydroxychloroquine sebagai “obat ajaib” dan pada 30 Maret 2020 memberikan otorisasi penggunaan darurat (Emergency Use Authorization/EUA) obat itu tanpa bukti pendukung yang cukup. 

Tetapi kemudian pada 15 Juni 2020, Hahn mencabut EUA itu dan mengakui kurangnya kemanjuran dan “efek samping jantung serius yang sedang berlangsung dan potensi efek samping serius lainnya.”

Contoh brutalitas FDA yang kedua adalah pada 23 Agustus 2020 ketika Stephen Hahn berbicara di salah satu konferensi pers Presiden Donald Trump dan Menkes AS Alex Azar, melebih-lebihkan manfaat plasma darah sebagai pengobatan untuk Covid-19.

Hahn mengatakan penggunaan plasma darah sebagai “terobosan yang sangat bersejarah”.  Ternyata itu hanya didasarkan hasil penelitian yang belum pernah ditinjau oleh peneliti lain, yang artinya metode tersebut belum benar-benar diakui secara ilmiah    

“Kami melihat dengan pernyataan plasma yang sepenuhnya ceroboh bahwa ketika Anda mulai menekan orang untuk mengatakan hal-hal yang optimis, mereka benar-benar keluar jalur. FDA kehilangan banyak kredibilitas di sana,” kata Gates, miliarder dermawan itu dalam sebuah wawancara di Bloomberg Television.

“Secara historis, seperti CDC yang dipandang sebagai yang terbaik di dunia, FDA memiliki reputasi yang sama sebagai regulator terkemuka,” kata Gates.

“Tetapi ada beberapa celah dengan beberapa hal yang mereka katakan di level komisaris.”

Yang dipertaruhkan tidak kurang dari kepercayaan publik terhadap vaksin yang dapat mengakhiri pandemi virus corona, dan yang harus disetujui FDA.

Jajak pendapat yang dilakukan dalam dua bulan terakhir menunjukkan mayoritas warga AS khawatir karena pengembangan vaksin yang dilakukan secara terburu-buru dan sepertiga menyatakan tidak akan diinokulasi dengan vaksin.

Sementara itu, Trump secara terang-terangan mengatakan bahwa vaksin akan siap sebelum pemilihan presiden AS pada 3 November 2020.

Minggu lalu, dia mengisyaratkan bahwa satu jenis vaksin dapat disetujui bulan depan, juga mengatakan itu akan “aman dan efektif.”

Seperti negara lain, Gates (64), sekarang berada dalam posisi skeptis karena harus menaruh kepercayaan pada perusahaan yang menangani pengobatan dan vaksin Covid-19, bukan pada lembaga yang mengaturnya.

Janji Produsen Obat  

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.