Terkait Biaya Wajib Rapid Test Rp 450 Ribu Bagi ABK, Ini Jawaban KKP Klas I Batam

Penulis: Fernando/ Editor: Yeni

Perwakilan KKP kelas I Batam yang menemui dan berdialog dengan komisi I DPRD Kepri
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Perwakilan KKP kelas I Batam yang menemui dan berdialog dengan komisi I DPRD Kepri ialah Kepala Bidang Pengendalian Karantina dan Survilance Epidemiologi KKP Batam, Romer Simanungkalit.

Romer menjelaskan bahwa untuk biaya Rapid Test yang disebutkan sebesar Rp 450 Ribu pihaknya tidak tau hal tersebut.

“Dulu awal Covid-19 kita di beri 3000 alat kita bagikan ke pengguna jasa. Karena ada beberapa agen yang meminta belakangan kita memberikan Rapid Test yang disediakan koperasi kita yang harganya tidak lebih dari Rp 200 Ribu,” ujar Romer, Jumat (18/9/2020).

.Baca:Sebanyak 80 Orang Terciduk Tim Yustisi, Langgar Protokol Kesehatan

Romer menegaskan pihaknya tidak pernah mematok harga Hingga Rp 450 Ribu

“Mungkin ada oknum tertentu yang memanfaatkan hal tersebut,” ujarnya.

Romer mengatakan bahwa pihaknya tidak pernah memaksakan harus ke KKP.

“Tidak ada keharusan bahwa harus ke KKP, mereka sebagian Rapid Test di luar, dimana yang Rapid hanya untuk kru kapal yang akan naik ke kapal mereka sebagian Rapid Test di luar,” ujar Romer.

.Baca:Bantah Pernyataan Tidak Koorperatif, Begini Penjelasan ATB Mengenai Proses Pengakhiran Konsesi

.Baca:Pasien Corona Wafat di Karimun, Dokter Perawat dan Keluarga Almarhum Diisolasi

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.