Pendeta Penentang Masker Ini Sekarang Dirawat Intensif Karena Positif Covid-19

Penulis/Editor: Eddy Mesakh

Candlelight Christian Fellowship. (Foto: Washington Post)
Candlelight Christian Fellowship. (Foto: Washington Post)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

IDAHO, SURYAKEPRI.COM – Ketika kasus virus corona mulai meningkat di Coeur d’Alene, Idaho, AS, pada akhir Juli, Pendeta Paul Van Noy berdoa bersama jemaatnya agar dewan kota tidak mengesahkan kewajiban mengenakan masker.

“Saya tidak mau disuruh memakai masker,” katanya di mimbar. “Kami sudah dewasa dan tidak perlu pemerintah memberi tahu kami apa yang harus dilakukan,” imbuh dia.

Sedikit lebih dari sebulan kemudian, dia dan istrinya tertular virus corona dan dia kini mendarat di unit perawatan intensif (ICU) rumah sakit dan harus berjuang untuk bernapas, katanya dalam sebuah pernyataan minggu ini.

“Saya belum menganggap Covid ini cukup serius,” kata istrinya, Brenda, di Facebook pada 4 September, tak lama setelah suaminya dirawat di ICU.

BACA JUGA: 

Ketika Pendeta Van Noy memproklamirkan “tanpa masker”, dia mengatakan kepada para jemaat yang berkumpul di Candlelight Christian Fellowship pada 22 Juli bahwa kecenderungan pertamanya adalah menolak mematuhi peraturan setempat soal kewajiban memakai masker.

Setelah beberapa pertimbangan, dia mengatakan bahwa jemaat diikat oleh Alkitab untuk wajib mengikuti peraturan apa pun mengenai pemakaian masker yang disahkan oleh pemimpin lokal mereka – tetapi dia berdoa agar peraturan itu tidak disahkan.

Pada 23 Juli, Dewan Kesehatan Distrik Panhandle, yang mencakup wilayah tempat Coeur d’Alene berada, mengeluarkan perintah mewajibkan orang dewasa untuk mengenakan masker di tempat umum di mana sulit menjaga jarak enam kaki (hampir 2 meter) antar-individu.

Ketika itu Idaho telah melaporkan hampir 36.500 kasus dan 434 kematian sejak awal pandemi Covid-19.

Tetapi keesokan harinya, Van Noy meyakinkan jemaatnya bahwa mereka tidak harus memakai masker di gerejanya, sebagian karena perintah tersebut mengizinkan beberapa pengecualian medis dan tidak mengharuskan orang untuk membuktikan kondisi tersebut.

“Kami di Candlelight sedang menjalankan kebebasan kami, dan hak untuk mengizinkan Anda sebagai anggota, untuk masuk ke fasilitas tanpa kewajiban untuk mematuhi ‘perintah’ Distrik Kesehatan Panhandle,” tulisnya di Facebook 24 Juli.

Dalam khotbah dan postingan Facebooknya, Van Noy berpendapat bahwa pandemi virus corona bukanlah tipuan, sementara jumlah pasien rawat inap dan jumlah kasus terus meningkat.

Dia membagikan postingan yang mendesak para pengikutnya untuk “membuka bisnis, gereja, dan rumah Anda”.

Dia menyebarkan pernyataan palsu bahwa masker tidak efektif mencegah penyebaran virus corona dan mengklaim bahwa infeksi tanpa gejala jarang terjadi.

“Jika Anda masih hidup dalam ketakutan, jangan takut,” tulisnya dalam sebuah postingan pada 14 Agustus .

“Jika seseorang ingin memakai masker, mereka harus diizinkan melakukannya,” katanya di postingan lain . “Namun, jika tidak, tidak apa-apa juga.”

Jatuh Sakit 

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.