Jaksa Usut Dugaan Korupsi, Layanan PDAM Karimun “Ngambek”, 10 Bulan Pelanggan Bukit Tiung Atas Terabaikan

Marsono, salah seorang warga Bukit Tiung Atas, pelanggan PDAM Karimun. Foto Suryakepri.com/Rachta Yahya
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Jaksa Usut Dugaan Korupsi, Layanan PDAM Karimun “Ngambek”, 10 Bulan Pelanggan Bukit Tiung Atas Terbiarkan

KARIMUN, SURYAKEPRI.COM – Layanan PDAM Tirta Mulia Karimun, Kepulauan Riau diprotes pelanggannya warga Bukit Tiung Atas.

Penyebabnya air PDAM yang tidak lancar ke rumah-rumah pelanggan sekitar situ.

Marsono, salah seorang pelanggan PDAM Karimun warga Bukit Tiung Atas mengatakan permasalahan tersebut sudah dirasakannya sejak 10 bulan lalu atau Desember 2019.

Baca:RAMALAN ZODIAK CINTA BESOK, Senin 21 September 2020, Libra Tinggalkan Rasa Malu

Baca:Organisasi Pemuda dan Milenial Kepincut Lukita-Basyid: Ingin Batam Berubah, Pilih Sosok Mompuni dan Teruji!

Baca:Ramalan Zodiak Karier yang Sukses Hari Ini, Sabtu 19 September 2020, Leo Projek Anda Beruntung

Tidak hanya dirinya, Marsono menyebut sejumlah warga Bukit Tiung Atas pelanggan PDAM Karimun lainnya juga mengeluhkan hal yang sama.

Marsono mengaku sudah beberapa kali melapor ke PDAM Karimun namun hingga kini tidak ada tindakan yang berarti.

“Sudah sejak Desember 2019 alir PDAM tak lancar. Sudah dilaporkan ke mereka (PDAM, red) tapi tidak ada tindakan sampai sekarang,” kata Marsono, Minggu (20/9/2020).

Marsono memperkirakan setidaknya terdapat belasan pelanggan mengalami hal yang sama.

“Kalau memang tidak bisa melayani lagi konfirmasi lah ke masyarakat. Kami tidak menyalahkan tapi konfirmasi lah ke kita,” katanya.

Herannya lagi kata Marsono, tanki penampungan air PDAM Karimun berada tak jauh dari lokasi perumahan ia dan pelanggan lainnya.

“Tapi kenapa kita ngak lancar?” katanya heran.

Akibatnya Marsono menyebut ia terpaksa membeli air lori senilai Rp 100 ribu untuk satu minggu.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.