Friday, June 21, 2024
HomeBatamPeran Media Massa Menjadi Lebih Vital Saat Pilkada Era Covid-19

Peran Media Massa Menjadi Lebih Vital Saat Pilkada Era Covid-19

spot_img

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Di era pandemi Covid-19 ini peran media massa menjadi lebih vital jelang pilkada serentak tahun 2020. Untuk menjembatani antara para balon dengan calon pemilih. Hal ini dikarenakn, semua pihak diminta untuk tetap menerapkan Social Distancing (jaga jarak), sehingga timses juga dibatasi untuk melakukan kampanye door to door.

Hal ini pernah dikatakan oleh Ketua PW Kepri Candra Ibrahim beberapa waktu lalu.

“Sudah ada ketentuan bahwa kelak kampanye outdoor akan dibatasi, baik jumlah massa maupun waktunya. Tidak ada lagi kampanye akbar dalam bentuk pengerahan massa. Nah, melalui medialah pesan-pesan kampanye akan lebih mudah tersampaikan,” katanya.

.Baca: 16 Karung Beras untuk Korban Angin Puting Beliung, Kapolsek Seibeduk: Semoga Dapat Meringankan

“Demikian juga kampanye dan sosialisasi. Selain nanti ada sosialisasi oleh KPUD, juga akan dilakukan oleh timses maupun balon itu sendiri. Kami menyakini, kampanye melalui media, apapun itu jenisnya, akan lebih massif digunakan di era pandemi ini,” imbuhnya.

Mantan Ketua DK PWI Kepri ini turut menuturkan, bahwa dampak pandemi Covid-19 belum akan berakhir pada saat jelang memasuki masa kampanye. Untuk itu kepada semua pihak diharapkan memanfaatkan media lebih intens.

“Media ini kan netral ya. Kepada balon manapun mereka bisa bekerja sama saling menguntungkan. Sebab itu, kepada media atau wartawan yang tergabung di bawah PWI Kepri dan PWI kabupaten/kota, saya harapkan mulai sekarang lebih aktif menjajaki peluang kerja sama ini”.

.Baca: Pjs Bupati Rohil Terjaring Razia Masker, Begini Ceritanya

“Peran media online akan lebih signifikan, selain media cetak dan elektronik. Sebab, informasi yang disajikan media online akan lebih cepat sampai ke pembaca, bahkan dalam hitungan menit”.

“Namun, media sosial juga punya peran yang tak kalah penting. Hanya saja, akurasi informasi yang disampaikan media sosial kerap masih diragukan berbagai kalangan, karena tidak ditulis oleh wartawan yang bekerja berdasarkan UU Pers Nomor 40 tahun 1999,” ucapnya.

“Kecuali dalam bentuk link berita media yang dibagikan di media sosial,” tambahnya.

Oleh karenanya, Candra berharap, semua pihak, baik itu media maupun timses balon pilkada, dapat memanfaatkan moment ini sebaik-baiknya, agar informasi cepat sampai ke calon pemilih dan akurasi informasinya dapat dipertanggungjawabkan.(*)

 

BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img

POPULER