BATAM MENUJU PERUBAHAN
Cawako No 1 Lukita Berpesan ke Tim Relawan: Jangan Beri Janji Program Tak Logis, Harus Riil dan Terukur

Lukita Dinarsyah Tuwo saat ultah pada 25 September lalu, atau selang sehari setelah mendapatkan nomor urut 1 di pilwako Batam.(suryakepri.com/ist)

BATAM, SURYAKEPRI.COM – Calon Wali Kota Batam nomor urut 1, DR Ir Lukita Dinarsyah Tuwo, MA mengingatkan seluruh relawan dan tim pemenangannya, agar tidak memberikan janji atau iming – iming yang tidak masuk logika kepada siapa pun.

Hal itu disampaikan Lukita saat berada di rumah tim pemenangan di Batam Center bersama para relawan dan tim-tim pemenangannya.

Lukita juga berpesan agar semua timnya yang bergerak di lapangan, tidak memberikan janji atau iming-iming yang berlebihan kepada masyarakat.

Baca:Gelombang Dukungan Mengalir Deras, Komunitas Keluarga Batak Islam (IKBI) Kota Batam Siap Menangkan Soerya-Iman dan Lukita-Basyid

Baca:Ramalan Zodiak Karier yang Sukses Lusa, 5 Oktober 2020, Aries Jangan Ragu

Baca:Aspirasi Perubahan Menerpa, Kedatangan Cawako No 1 Lukita dan Basyid Disambut Para Pedagang dengan Luar Biasa

Lebih baik memberikan sosialisasi yang edukatif terkait program-program yang riil dan terukur sehingga lebih bisa dipahami masyarakat.

“Barusan saya memberi pencerahan kepada semua tim pemenangan Lukita-Basyid. Saya mengingatkan supaya saat teman-teman di lapangan, bisa memberi keterangan yang logis kepada masyarakat luas,” kata Lukita, Kamis (1/10).

“Terkait program atau visi misi yang kita tawarkan itu janji yang logis, dan terukur, artinya segenap warga Batam pasti akan menikmatinya untuk lima tahun ke depan,” sambung Lukita, mantan Kepala BP Batam yang berulang tahun ke-61 pada 25 September lalu.

Lukita mengaku, dari berbagai lokasi pemukiman penduduk yang sudah dia sapa di Batam, termasuk ketika saat dirinya masih menjabat sebagai kepala BP Batam, disimpulkannya bahwa masyarakat Batam menyampaikan sangat menginginkan perubahan yang signifikan.

Visi misi Lukita-Basyid, cawako Batam nomor urut 1.(suryakepri.com/ist)

“Saya banyak menerima masukan dari masyarakat di mana menyampaikan sudah bosan dengan iming-iming maupun janji-janji. Artinya dengan kehadiran kita, tentunya bisa menjadi solusi atas keinginan masyarakat,” ungkap Lukita.