Friday, June 14, 2024
HomeLainnyaNasionalKapolsek dan Anggota Diperiksa Propam Terkait Acara Pesta Kolam di Harios Waterpark

Kapolsek dan Anggota Diperiksa Propam Terkait Acara Pesta Kolam di Harios Waterpark

spot_img

MEDAN, SURYAKEPRI.COM – Acara pesata kolam yang diikuti ribuan orang di Medan berbuntut panjang. Setelah general manajer Hairos Waterpark jadi tersangka, kini kapolsek dan anggotanya juga dimintai keterangan pihak Propam.

Propam Polrestabes Medan, Sumaetra Utara melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah polisi terkait pesta kolam di Hairos Waterpark yang berlokasi di Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang.

Wakapolrestabes Medan AKBP Irsan Sinuhaji, Jumat mengatakan, pemeriksaan dilakukan terkait kemungkinan keterlibatan Polsek setempat dalam kegiatan pesta kolam yang digelar beberapa waktu lalu itu.

Baca:Ramalan Zodiak Karier yang Sukses Lusa, 5 Oktober 2020, Aries Jangan Ragu

Baca:Soal HPL Kampung Tua, DPRD Batam Kirim Rekomendasi 3 Point ke Pjs Gubernur Kepri

Baca:Suami Pemilik Agen Baran Rezeki Ikut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Uang Tagihan Listrik 92 Pelanggan PLN Karimun

Ia mengatakan, bahwa pihak Propam memintai keterangan dari Kapolsek hingga petugas piket di hari peristiwa itu terjadi.

“Jadi, semua Kapolsek termasuk anggotanya saat ini tengah diambil keterangannya oleh Propam Polrestabes,” katanya.

Sebelumnya, pihak kepolisian telah menetapkan Manajer Umum (General Manager) Hairos Waterpark berinisial ES ditetapkan sebagai tersangka pelanggar protokol kesehatan.

Tersangka dikenakan Pasal 93 Jo Pasal 9 ayat 1 Undang-Undang RI nomor 6 Tahun 2018 tentang karantina kesehatan Jo Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 107 Menkes/382 Tahun 2020 tentang protokol kesehatan bagi masyarakat dan fasilitas mencegah Covid-19 dengan ancaman hukuman satu tahun penjara atau denda 100 juta.

Penetapan tersangka ini merupakan buntut penyelenggaraan pesta kolam oleh Hairos Waterpark yang digelar beberapa waktu lalu.

Kegiatan tersebut dihadiri sebanyak 2.800 orang karena pihak manajemen tidak memberlakukan pembatasan terhadap para pengunjung.

Dari hasil penyelidikan, kegiatan itu juga tidak memiliki surat izin dari gugus tugas Covid-19 setempat.(*)

Editor: purwoko l Sumber: Republika/antara

BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img

POPULER