Friday, June 14, 2024
HomeLainnyaBisnisDo or Die: AirAsia Minta Pengampunan Utang Berjumlah Mencengangkan, Jika Ditolak...

Do or Die: AirAsia Minta Pengampunan Utang Berjumlah Mencengangkan, Jika Ditolak Pasti Bangkrut!

spot_img

KUALA LUMPUR, SURYAKEPRI.COM – AirAsia X Bhd (AAX) meminta pengampunan utang berjumlah mencengangkan yang jika ditolak maka maskapai penerbangan ini pasti bangkrut.

Maskapai penerbangan jarak menengah berbiaya murah itu telah menghentikan semua penerbangannya karena wabah Covid-19, dan kini di persimpangan jalan yang sangat eksistensial.

Mereka sangat membutuhkan pengampunan utang besar-besaran dari para kreditornya untuk selamat dari kebangkrutan. Besaran pengampunan utang yang diminta AirAsia mencapai lebih dari RM63 miliar (sekitar Rp224 Triliun) sebagai kewajiban dan sebagai gantinya menerima pembayaran maksimum RM200 juta.

Meskipun proposal tersebut mungkin terdengar mengerikan, para analis berpikir banyak kreditor pada kenyataannya akan menerima tawaran tersebut.

BACA JUGA:

Lagi pula, jika restrukturisasi utang yang diusulkan gagal, kreditor hampir tidak akan mendapatkan apa-apa karena AAX pasti akan dilikuidasi.

Lessor pesawat AAX, khususnya, mungkin juga kesulitan untuk memindahkan pesawat mereka ke maskapai lain selama pandemi. Demikian menurut analis CGS-CIMB Research Raymond Yap.

Yap menggambarkan proposal AAX sebagai “adil dan masuk akal”.

Dia menjelaskan bahwa maskapai berbiaya rendah telah mengusulkan kreditor yang memiliki utang tanpa jaminan sebesar RM9,2 miliar untuk menerima hair-cut  (pemootongan) 98%.

Itu berarti untuk setiap RM100 yang dipinjamkan ke AAX, maskapai hanya akan membayar sekitar RM2 – dalam waktu lima tahun dengan bunga 2%.

Airbus Sudah Setuju 

BERITA TERKAIT
spot_img
spot_img
spot_img

POPULER