Aksi Demo di Tanjungpinang Berlanjut, Mahasiswa Duduki Simpang Bintan Center

Mahasiswa saat menduduki simpang Bintan Center, Jalam DI Panjaitan, Tanjungpinang, Kepri (Suryakepri.com/Muhammad Bunga Ashab)
Mahasiswa saat menduduki simpang Bintan Center, Jalam DI Panjaitan, Tanjungpinang, Kepri (Suryakepri.com/Muhammad Bunga Ashab)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

TANJUNGPINANG, SURYAKEPRI.COM – Aksi demo mahasiswa Tanjungpinang-Bintan berlanjut di simpang Bintan Center, Jalan DI Panjaitan, Selasa (13/10/2020) sore. Ratusan mahasiswa pun menduduki jalan simpang Bintan Center.

Sebelumnya, mereka ini menggelar unjuk rasa di kantor DPRD Kepri. Namun, mereka kecewa karena para perwakilan rakyat tidak mau menampung aspirasi mahasiswa.

Setelah kecewa di DPRD Kepri para mahasiswa melakukan konvoi di Tanjungpinang. Kemudian, mereka menduduki jalan dengan bergantian berorasi penolakan terhadap Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja. Mereka terus menyuarakan penolakan undangan-undang ini.

Gema Hidup Mahasiswa dan Merdeka terus melawan arus kebisingan lalu lintas di saat mahasiswa berorasi.

.BACA : Demo Mahasiswa Tanjungpinang-Bintan Nyatakan Mosi Tak Percaya ke DPRD Kepri dan Presiden

.BACA : Demo Mahasiswa Tanjungpinang-Bintan Nyatakan Mosi Tak Percaya ke DPRD Kepri dan Presiden

.BACA : Lempar Kaca Pos Jaga DPRD Kepri, 12 Orang Pelajar Diamankan Polisi

“Hari ini kami datang ke DPRD Kepri tidak mendapat respons, bahkan kami dihadang dengan kawat berduri,” kata mahasiswa yang berorasi.

“Kami sampaikan kepada masyarakat Tanjungpinang. Kami menolak Undang-undang Omnibus Law disahkan,” ujarnya.

Aksi unjuk rasa mahasiswa ini tentu dikawal ketat oleh aparat kepolisian dan TNI.

Meski pun menduduki simpang Bintan Center, arus lalu lintas terpantau lancar. Baik dari arah Batu 8 menuju Batu 9, begitu juga arah sebaliknya. (*)

Penulis : Muhammad Bunga Ashab

Editor  : Sudianto Pane

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.