[VIDEO VIRAL] Biografi Kocak Wisudawan Cum Laude ITB Davin Kurniawan Bikin Terpingkal-pingkal

Penulis: Eddy Mesakh

Davin Kurniawan, wisudawan Cum Laude ITB jurusan Manajemen SDM yang membuat pesan dan kesan kocak saat diwisuda. (Screenshot video)
Davin Kurniawan, wisudawan Cum Laude ITB jurusan Manajemen SDM yang membuat pesan dan kesan kocak saat diwisuda. (Screenshot video)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Video viral berjudul “Catatan Wisudawan Cum Laude Kocak” viral di dunia maya. Itu adalah rekaman video dari Sidang Terbuka ITB Wisuda Kedua T.A 2018/2019 di Sabuga, Bandung, 6 April 2019 silam.

Catatan kocak Davin Kurniawan dibacakan oleh Wakil Rektor ITB Prof.Ir. Bermawi Priyatna Iskandar M.Sc.,Ph.D.

Para Guru Besar, wisudawan, dan seluruh hadirin terpingkal-pingkal saat Prof Priyatna membacakan kesan-kesan Davin Kurniawan, Wisudawan Cum Laude dari Prodi Fakultas Manajemen SDM.

“Hobi, ini saya bacakan yang tertulis…mmm… hobinya mmmmm… begitu ya,” ujar Prof Priyatna, membuat hadirin terbahak.

BACA JUGA:

“Hobi saya adalah belajar. Banyak belajarnya nih… belajar untuk irit mulai besok, belajar untuk bermain game online, belajar untuk nonton anime, dan belajar untuk menerima kenyataan, bahwa dia bukan milik saya lagi,” tulis Davin yang dibacakan Prof Priyatna, disambut  tawa hadirin.

“Davin, ini mumpung masih di ITB, mudah-mudahan dapat penggantinya,” ujar sang profesor.

‘Kesan-kesan dan prestasi dalam belajar, “mengerjakan pekerjaan dengan sistem kebut semalam merupakan kekayaan khas bangsa Indonesia yang patut dilestarikan,” tulis Davin. Lagi-lagi membuat hadirin terpingkal-pingkal.

‘Pengalaman lain yang sangat berkesan, “saya bersyukur walau Tuhan menciptakan saya dengan wajah yang unik dan minimalis, tetapi di ITB inilah saya bertemu seseorang wanita yang menjadi tambatan hati saya.”

“Tetapi… sayangnya jarak dan waktu tidak menakdirkan saya untuk tetap bersama-sama wanita tersebut.”

‘Suka-duka dan pandangan terhadap ITB’. “Sukanya, ITB fasilitas belajarnya mantap, lokasi strategis, dekat dengan pusat perbelanjaan… Jajanan melimpah..,” tulis Davin meniru gaya promosi pengembang property.

‘Dukanya “Di ITB masih ada dosen yang beranggapan bahwa nilai sempurna itu mustahil. Kesempurnaan hanyalah untuk Tuhan. Namun saya percaya, bagi Tuhan tidak ada yang mustahil,” baca Prof Priyatnya, membuat sisi ruangan kembali meledak oleh tawa hadirin.

‘Segi positif studi di ITB, “Bertemu berbagai karakter yang unik dan cerdas dari berbagai latar belakang yang berbeda-beda.”

‘Segi negatif, “Karena keterbatasan ruang belajar malam, banyak mahasiswa ITB yang menjadi kaum dhuafa wi-fi…. Saat malam hari di beberapa rumah makan cepat saji tanpa memesan apapun,” lagi-lagi disambut gelak tawa dan tepuk tangan.

Yang terakhir, Davin menulis pantun, “Rindu melandaku tak berdaya, ditinggal mantan hati, sendu nan pedih. Cukup sekian bacaan dari saya. Sampai jumpa di lain waktu dan terima kasih.” (*)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.