[ANALISIS] Juan Mata Seperti Garam Dalam Sup, yang Memberi Rasa pada Permainan MU, Dia Penyelamat Solskjaer

Penulis: Eddy Mesakh

Juan Mata saat melawan Newcastle United. Menjadi garam yang memberi rasa pada permainan MU di St James Park, Minggu (18/10/2020). (Foto dari Sky Sports)
Juan Mata saat melawan Newcastle United. Menjadi garam yang memberi rasa pada permainan MU di St James Park, Minggu (18/10/2020). (Foto dari Sky Sports)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

SURYAKEPRI.COM – Juan Mata seperti garam dalam sup. Dia memberi rasa pada permainan MU sekaligus menyelamatkan Ole Gunnar Solskjaer.

Tak banyak yang menyorot peran Juan Mata di skuad Manchester United (MU) ketika mereka mengalahkan Newcastle United 4-1 di St James Park, Minggu (18/10/2020).

MU tertinggal 1-0 oleh gol bunuh diri Luke Shaw pada menit ke-3. Tetapi kemudian menang berkat gol-gol dari Harry Maguire, Bruno Fernandes, Aaron Wan-Bissaka, dan Marcus Rashford.

Meski tidak mencetak gol, Juan Mata-lah yang membuat perbedaan untuk tim Ole Gunnar Solskjaer. Dia ibarat garam dalam masakan. Memberi rasa tetapi tidak kelihatan.

Pemain bertubuh mungil untuk ukuran Eropa (170 cm) ini memberikan assist untuk gol penyeimbang Harry Maguire melalui sepak pojok pada menit ke-23.

Seharusnya dua assist, tetapi umpannya untuk gol Bruno Fernandes pada menit ke-20 dianulir karena dia terperangkap offside.

BACA JUGA:

Saat MU tertinggal 1-0 hanya tiga menit setelah laga dimulai, bayang-bayang kekalahan mulai menggelayut dalam pikiran. Hantu kekalahan 1-6 dari Tottenham di Old Trafford mulai gentayangan. MU pasti kalah lagi dan Solskjaer bisa kehilangan kursinya.

Ya, Solskjaer di bawah tekanan setelah kekalahan terburuk MU di era Liga Premier. Dan dia pun melakukan lima perubahan pada starting XI di St James Park dari susunan pemain saat dibantai Spurs.

Paul Pogba, Nemanja Matic, dan Eric Baily duduk di bench. Mason Greenwood menghilang dari daftar. Solskjaer menyimpan Donny van de Beek dan Alex Telles yang diyakini dapat mengubah permainan.

Gantinya, lima nama masuk starter: Victor Lindelof, Fred,  Daniel James, Scott McTominay, dan Juan Mata.

Nah, nama terakhir itulah yang membuat dampak terbesar pada permainan ini. Juan Mata, yang belum bermain semenitpun dalam tiga pertandingan pertama MU di di Liga Inggris musim ini. Dia juga belum pernah menjadi starter di EPL sejak Februari.

Tetapi kali ini pemain 32 tahun itu dimainkan sebagai starter dan baru ditarik keluar pada menit 90+2 untuk digantikan Nemanja Matic.

Juan Mata seperti Garam Dalam Sup 

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.