[ANALISIS] Juan Mata Seperti Garam Dalam Sup, yang Memberi Rasa pada Permainan MU, Dia Penyelamat Solskjaer

Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

Nonton lagi rekaman pertandingannya dan fokuskan perhatian Anda kepada Juan Mata. Dia tampil luar biasa sejak awal sampai akhir.

Mata ditempatkan di sisi kanan serangan MU, mengisi posisi Mason Greenwood saat melawan Spurs. Dia terlihat lamban dan tidak kokoh dibandingkan Greenwood? Betul. Tetapi pemain senior ini memanfaatkan kecerdasan, visi, dan imajinasinya. Dan itulah yang membuar perbedaan!

Dia menambahkan keunggulan itu ke dalam kualitas serangan MU. Memang, faktor inilah yang selama ini hilang dari pasukan Solskjaer.

Mata muncul di mana-mana, bergerak ke manapun ketika dia melihat ruang, menciptakan ruang bagi Wan-Bissaka untuk menerkam ke depan ketika terjadi tumpang tindih, dan selalu terhubung dengan Bruno Fernandes pada setiap kesempatan.

Sky Sports mencatat, Juan Mata dan Bruno Fernandes melakukan pertukaran umpan sebanyak 31 kali. Permainan kombinasi keduanya menghasilkan gol pada menit ke-20, yang sayangnya dianulir VAR karena Mata terperangkap offside.

Tetapi ada banyak contoh lainnya. Tak lama setelah jeda, ada satu-dua yang memukau saat dia menciptakan celah untuk Fred, yang sayangnya tembakan gelandang Brasil itu meleset.

Mata menjadi pelayan yang intens bagi Fernandes, sesuatu yang tidak didapatkan pemain Portugal itu sejauh musim ini.

Tetapi bukan hanya Fernandes yang diuntungkan oleh kehadiran Juan Mata. Selama 90 menit, dia juga memberikan sejumlah pasing luar biasa untuk Wan-Bissaka dan Marcus Rashford.

Tonton lagi skema gol kedua yang membawa MU unggul 2-1 pada menit ke-86. Mata menerima passing dari Donny van de Beek kemudian dengan visinya, dia mengirim umpan jauh kepada Rashford di depan. Ini tidak disadari oleh barisan pertahanan The Toon Army.

Fernandes membuntuti Rashfrod, bergerak ke sisi kiri dalam kotak penalti untuk menyambut sodoran Rashford, kemudian… boommm… melepaskan tembakan ke tiang jauh melewati kiper Karl Darlow.

Seperti garam dalam sup, yang rasanya merata entah Anda menyodeknya dari sisi mana di dalam mangkuk, rasa asinnya tetap terasa sama, merata. Begitulah peran Mata. Dia memberikan pengaruh ke seluruh sisi lapangan. Peran itulah yang dibutuhkan MU.

Pecahkan Masalah Terbesar Pasukan Solskjaer

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.