Sepekan Ini Tanjungpinang dan Bintan Berpotensi Diguyur Hujan, Waspada Hujan Lebat

Ilustrasi, awan tebal menyelimuti wilayah Tanjungpinang (Suryakepri.com/Muhammad Bunga Ashab)
Ilustrasi, awan tebal menyelimuti wilayah Tanjungpinang (Suryakepri.com/Muhammad Bunga Ashab)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

TANJUNGPINANG, SURYAKEPRI.COM – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tanjungpinang memprediksi cuaca sepekan di Tanjungpinang dan Bintan sepekan mendatang. Dua wilayah ini masih berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat.

“Peringatan dini waspada potensi terjadinya hujan dengan intensitas sedang – lebat pada tanggal 22 dan 25 Oktober 2020,” kata Prakirawan BMKG Tanjungpinang Arditho BP dalam keterangan tertulisnya, Senin (19/10/2020).

Ada pun prospek cuaca atau prediksi cuaca di Tanjungpinang dan Bintan sepekan mendatang, yakni;
• 19 Oktober 2020 Berpotensi terjadi hujan ringan-sedang pada pagi – siang hari
• 20 Oktober 2020 Berpotensi terjadi hujan ringan-sedang pada pagi dan dini hari
• 21 Oktober 2020 Berpotensi terjadi hujan ringan-sedang pada pagi hari
• 22 Oktober 2020 Berpotensi terjadi hujan sedang-lebat pada pagi-siang dan dini hari
• 23 Oktober 2020Cerah – Berawan sepanjang hari
• 24 Oktober 2020 Berpotensi terjadi hujan ringan -sedang pada pagi – siang dan dini hari
• 25 Oktober 2020 Berpotensi terjadi hujan ringan-lebat sepanjang hari

.BACA : Soal Money Politics, Bawaslu Tanjungpinang Tegaskan Pemberi dan Penerima Bisa Dipenjara

.BACA : Deklarasi Tolak Anarkisme di Kabupaten Bintan, Kapolres Ngopi Bareng dengan Sejumlah Ormas

.BACA : Jelang Pilkada Serentak, TNI-Polri Tingkatkan Patroli Gabungan di Tanjungpinang

Hal itu diketahui berdasarkan analisis dinamika atmosfer, pengaruh fenomena cuaca skala global (ENSO, SST) cukup berpengaruh terhadap penambahan massa udara di wilayah Indonesia, khususnya wilayah Indonesia bagian barat. Sementara fenomena cuaca skala regional (IOD) relatif kurang signifikan berdampak terhadap kondisi cuaca di wilayah Indonesia.

“Ditinjau berdasarkan
pengaruh fenomena cuaca skala regional berupa adanya wilayah belokan angin (shearline) serta pusaran siklonik sekitar wilayah Kepulauan Riau, mengakibatkan adanya perlambatan
kecepatan angin.”

“Kondisi teesebut dapat memicu pertumbuhan awan-awan konvektif penghasil hujan, sehingga daerah Pulau Bintan pada umumnya masih akan didominasi dengan hujan dengan intensitas ringan – sedang sesekali lebat,” tutup Arditho. (*)

Penulis : Muhammad Bunga Ashab

Editor : Sudianto Pane

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.