Dua Direksi BUMD Tanjungpinang Diperiksa Jaksa Terkait Dugaan Gratifikasi dan Penyalahgunaan Wewenang

Fahmi saat hendak diperiksa jaksa pada Kejari Tanjungpinang (Suryakepri.com/Muhammad Bunga Ashab)
Fahmi saat hendak diperiksa jaksa pada Kejari Tanjungpinang (Suryakepri.com/Muhammad Bunga Ashab)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

TANJUNGPINANG, SURYAKEPRI.COM – Direktur Utama dan Direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tanjungpinang, PT Tanjungpinang Makmur Bersama (TMB) Fahmi dan Irwandi diperiksa Bidang Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang, Selasa (20/10/2020) kemarin.

Kedua Direksi BUMD ini dimintai keterangan perihal dugaan gratifikasi dan penyalahgunaan wewenang. Keduanya diundang untuk dimintai keterangan dari pukul 11.30 WIB sampai sore.

Hal itu disampaikan Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang Bambang. Dikatakannya, undangan ini dilayangkan kepada direksi BUMD terkait masalah pengumpulan data (puldata) dan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket).

.Baca: Direktur Utama BUMD Tanjungpinang Diperiksa Jaksa

.Baca: Kejari Tanjungpinang Eksekusi Badan Terdakwa Korupsi Januar ke Lapas Tanjungpinang

.Baca: Bentuk Kesiapan Batam Sambut Wisman, Pjs Gubernur Kepri Minta Pemerintah Pusat Sidak Pelabuhan Internasional di Batam

“Ini terkait adanya dugaan penyalahgunaan kewenangan penerimaan atau pemberian gratifikasi, penerimaan pegawai atau penyalahgunaan keuangan BUMD.”

“Kita untuk saat ini mengumpulkan dan mempelajari apakah ada indikasi peristiwa pidana,” ujar Bambang.

Ditegaskan Bambang, bila hasil puldata dan pulbaket ditemukan ada pidana, maka pihaknya akan memprosesnya.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.