11 Penambang Tewas Tertimbun Longsoran Dinding Tanah Setinggi 8 Meter

Upaya pencarian korban akibat tertimbun longsor di tambang batu bara di Muara Enim, Sumsel, Rabu (21/10).(suryakepri.com/foto:bukamatanews)
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

PALEMBANG, SURYAKEPRI.COM – Sebanyak 11 pekerja tambang batu bara rakyat di Desa Tanjung Lalang Kecamatan Tanjung Agung Kabupaten Muara Enim, Sumsel, ditemukan meninggal dunia akibat tertimbun longsoran pada Rabu (21/10) siang.

Diperoleh informasi, dinding tanah yang runtuh itu sedalam delapan meter. Proses evakuasi dengan alat berat memakan waktu sekitar 3 jam.

Warga dan petugas yang melakukan pencarian di lokasi longsor menemukan warga dalam kondisi meninggal. Jenazah korban langsung dievakuasi.

Baca:Cek Fakta, Temuan Ular Panjang 6 Meter Ditemukan di Kelas Sekolah

Baca:Empat Anak Pelaku Pengrusakan Dua Sekolah di Karimun Terancam Penjara, KPPAD Kepri: Ya Ngak Apa-apa

Baca:Ramalan Zodiak Karier yang Sukses Besok, 22 Oktober 2020, Leo Jelajahi Jalan Baru

“Iya ada yang tertimbun tanah longsor dan meninggal dunia, sudah dievakuasi semua dan dibawa keluarga ke rumah masing-masing untuk disemayamkan,” kata Kapolres Muara Enim AKBP Donni Eka Saputra dihubungi dari Palembang, Rabu (21/10) seperti dikutip Antara.

Kapolsek Tanjung Agung AKP Faisal Pangihutan Manulu saat dikonfirmasi menjelaskan ke-11 korban diketahui sedang membuat semacam jalan di bawah permukaan tanah.

Di lorong itu mereka dihimpit oleh dinding tanah setinggi delapan meter.

Kemudian dinding tanah di sisi kanan tiba-tiba longsor dan menimbun ke-11 orang tersebut.

Longsor terjadi diduga akibat tanah yang lembut setelah diguyur hujan deras semalaman.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.