Rafiq Sebut Pilkada Karimun Dikotori Nafsu Akan Kekuasaan, Nyindir Siapa?

Aunur Rafiq
Aunur Rafiq
Want create site? With Free visual composer you can do it easy.

KARIMUN, SURYAKEPRI.COM – Petahana Bupati Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) menyebut Pilkada Karimun 2020 mulai tergerus rasionalitasnya.

Hal itu dikatakannya melihat luar biasanya hujat-menghujat di media sosial.

Ia berpendapat semua itu disebabkan Pilkada Karimun dikotori oleh nafsu akan kekuasaan.

“Hujat-menghujat yang luar biasa, pilkadanya biasa saja, hujat-menghujat yang luar biasa di media sosial,” kata Rafiq, Rabu (21/10/2020).

.BACA : Positif Covid-19 Capai 102 Kasus 6 Diantaranya Meninggal, Pemkab Karimun Kembali Berlakukan Jam Malam

.BACA : Rafiq Blak-blakan Perihal Rencananya Jika Kalah di Pilkada Karimun

.BACA : Positif Covid-19 Meningkat Tajam, Rafiq Putuskan Stop Sementara Berkampanye, KPU Karimun Bilang Begini

Ia menilai hal itu (hujat-menghujat) dikarenakan pilkada dikotori nafsu akan kekuasaan.

“Kenapa saya bilang begitu karna pilkada ini sudah dikotori oleh nafsu jadi hilang rasionalitas. Kalau kita memiliki tingkat intelektualitas yang baik, rasionalitas bisa mengontrol nafsu,” katanya.

Ia juga menyebut pilkada bukan lah segala-segalanya.

“Seolah-olah kalah pilkada dunia kiamat, tidak lah, saya rasa itu pemikiran yang pendek yang perlu direnungkan kembali. Saya sudah sampaikan ke tim saya, kita harus siap menang dan juga harus siap kalah, jangan hanya ngomong-ngomong saja,” ujarnya.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.